BALIEXPRESS.ID-Setelah lima hari pencarian tanpa henti, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Wayan Mender (79), warga Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi berladang.
Baca Juga: 3 Fakta di Balik Tradisi Ngaben Unik di Bali: Desa Buwit Tak Bisa Bakar Jenazah, Ada Apa?
Sayangnya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (2/6/2025) sekitar pukul 15.45 Wita.
Sejak pagi, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari lima personel Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Pengeragoan, relawan Potensi SAR 115, serta pihak keluarga dan warga sekitar.
Baca Juga: Puasa Kemenangan 38 Tahun Bayangi Timnas Indonesia Jelang Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia
Mereka dibagi ke dalam beberapa tim untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi keberadaan korban.
“Sorti pertama kami lakukan dari arah rumah korban ke arah utara dan barat, namun belum membuahkan hasil,” ujar Dewa Hendir, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana.
Baca Juga: Idul Adha Kian Dekat, Permintaan Kambing Menurun di Denpasar, Ini Kisaran Harganya
Hasil baru didapat pada sorti kedua, ketika tim berhasil menemukan korban di koordinat 8°26'46.14"S - 114°54'8.93"E, sekitar 370 meter dari rumahnya ke arah barat.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Desa Pengeragoan dan dibawa ke rumah duka.
Diketahui, Wayan Mender meninggalkan rumah pada Rabu (28/5/2025) untuk berkebun dan tidak kembali hingga malam hari.
Keesokan harinya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan sekitar pukul 16.50 Wita dan langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memulai pencarian.
Editor : Wiwin Meliana