BALIEXPRESS.ID – Seorang remaja perempuan berinsial KVD asal salah satu desa di Kabupaten Bangli, Bali, meninggal dunia diduga akibat bunuh diri pada Rabu (4/6/2025).
Remaja berusia 18 tahun itu menghembuskan napas terakhir di RS BMC Bangli.
Sebelumnya, ia ditemukan dalam kondisi lemas di rumahnya. Keluarga yang mengetahui kejadian itu segera melarikannya ke rumah sakit menggunakan mobil pribadi.
Korban tiba di UGD RS BMC sekitar pukul 01.20 Wita dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Namun, setelah hampir tiga jam dirawat, nyawa korban tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 04.30 Wita.
Sebelum meninggal, korban sempat mengatakan kepada tim medis bahwa dirinya telah meminum racun tikus.
Pernyataan ini diperkuat hasil penyelidikan kepolisian yang menemukan sisa racun di kamar korban.
Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, membenarkan peristiwa tersebut.
“Dari hasil olah TKP ditemukan di kamar korban bekas saset racun tikus,” ujar Jaya Winangun.
Motif dugaan bunuh diri ini diduga berkaitan dengan persoalan asmara.
Namun, Jaya Winangun tidak merinci lebih lanjut mengenai masalah yang dimaksud.
Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang disertai dengan surat pernyataan resmi. (*)
Editor : I Made Mertawan