Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Koster Undang Presiden Prabowo Buka PKB 2025, Tunda Sehari Ikut Retreat di Jawa Barat

Rika Riyanti • Jumat, 6 Juni 2025 | 03:26 WIB

 

EKSPOR: Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara pembukaan Bali Jagadhita 2025, Senin (2/6), bertempat di Dharma Negara Alaya Denpasar
EKSPOR: Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara pembukaan Bali Jagadhita 2025, Senin (2/6), bertempat di Dharma Negara Alaya Denpasar

 

 

BALIEXPRESS.ID - Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan telah melayangkan undangan resmi kepada Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, untuk membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2025 mendatang.

Undangan tersebut mencakup kehadiran Presiden dalam dua agenda utama, yakni Pawai Budaya dan pembukaan resmi di malam harinya.

“Mengenai acara pembukaan di Pawai kemudian malamnya di pentas saya sendiri sudah bersurat kepada Bapak Presiden. Saya masih memantau mudah-mudahan Bapak Presiden hadir,” ujar Koster dalam Rapat Pleno PKB 2025 yang digelar di Wiswa Sabha, Kamis (5/6).

Baca Juga: Kurator PKB Tegaskan Tak Ada Pelarangan Petruk, Hanya Ingatkan PKB Bukan Sekadar Hiburan Kosong

Ia mengaku telah melakukan berbagai pendekatan untuk memastikan kehadiran Presiden Prabowo di acara pembukaan.

Namun, apabila Presiden berhalangan hadir, Koster berharap ada perwakilan dari jajaran menteri yang ditunjuk untuk membuka acara mewakili pemerintah pusat.

“Saya juga sudah berupaya dari berbagai jalur mudah-mudahan Bapak Presiden bisa hadir atau paling tidak ada Menteri yang ditugaskan. Saya terus memantau mengenai kehadiran Bapak Presiden,” imbuhnya.

Baca Juga: Produsen Setuju dan Siap Jalankan Regulasi Gubernur Koster, Stop Produksi AMDK Plastik Dibawah 1 Liter

Sebagai bentuk penghormatan terhadap panggung budaya, Koster meminta semua pihak yang hadir dalam acara pembukaan agar mengenakan busana adat Bali secara lengkap dan tidak asal-asalan.

“Jadi jangan asal-asalan gitu karena ini budaya soalnya yang harus suasananya budaya jangan ini busananya ditawar-tawar gitu supaya tertib dia jadi enak dia semuanya bagus,” tegasnya.

Di tengah persiapannya untuk pembukaan PKB, Koster juga menyampaikan rencananya untuk mengikuti retret gelombang kedua di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Ia menyebut awalnya dijadwalkan berangkat pada 21 Juni 2025—bertepatan dengan hari pembukaan PKB—namun ia memilih menunda keberangkatan satu hari demi bisa hadir secara langsung di ajang kebanggaan masyarakat Bali tersebut.

“Saya akan ikut retreat karena pas tanggal 21 Juni pas PKB dibuka sebenarnya saya rencananya harus berangkat tanggal 21 Juni 2025 ke Jatinagor. Jadi saya minta izin tanggal 21 Juni 2025 buat bisa hadir di PKB,” kata Koster.

Kehadirannya di retret, menurut rencana, akan dilakukan keesokan harinya, pada Minggu 22 Juni 2025.

Baca Juga: ‘Ngambang’ Soal Ikuti Aturan Pengurangan Sampah Plastik di Bali, Menteri LH Peringati Danone

“Jadi saya akan ke Jatinagor itu tanggal 22 Juni 2025 hari Minggu. Mudah-mudahan nantinya ini bisa jalan dengan baik,” katanya.

Koster mengaku belum menerima surat resmi terkait undangan retret tersebut, namun informasi lisan mengenai pelaksanaan kegiatan itu sudah ia terima.

“Resmi suratnya belum ada tapi sudah ada info, pasti kalau sudah ada saya ikut. Belum tau belum tau (sama apa beda dengan pertama),” tutupnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #wayan koster #Prabowo Subianto #retreat #pkb