Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Desa Bongkasa Pertiwi Percontohan Kopdes Merah Putih

Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 7 Juni 2025 | 01:50 WIB
ilustrasi
ilustrasi

BALIEXPRESS.ID - Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal terpilih menjadi salah satu percontohan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Bahkan Kopdes tersebut pun telah memiliki nomor induk koperasi (NIK). Rencananya aetelah beroperasi akan mengembangkan gerai sembako, termasuk apotik desa.

Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi, I Nyoman Buda mengaku, awalnya tidak begitu paham terkait teknis desanya terpilih menjadi percontohan Kopdes Merah Putih. Namun sebelum terpilih, ditinya sempat diskusi kecil bersama Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka yang sempat berkunjung di salah satu wisata adventure di Desa Bongkasa Pertiwi. 

“Secara umum saya tidak tahu kategori bisa dipilih menjadi percontohan. Tapi yang jelas, sebelumnya sempat diskusi kecil dengan Bu Rieke, saya ingin desa itu berbasis data desa presisi, dan ternyata nyambung dengan Kopdes Merah Putih,” ujar Buda, Jumat (6/6/2025).

Pihaknya menyebutkan, saat itu anggota DPR RI tersebut optimis Desa Bongkasa Pertiwi dapat menjadi percontohan Kopdes Merah Putih. Bahkan sempat datang kembali bersama Wakil Menteri Koperasi. “Rieke semangat bahwa Desa Bongkasa Pertiwi akan dipakai contoh untuk Kopdes Merah Putih berbasis data desa presisi. Bahkan bersama Pak Wamen Koperasi terjun langsung ke Desa Bongkasa Pertiwi, beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Pembentukan Kopdes Merah Putih, Desa Bongkasa Pertiwi telah melakukan berbagai persiapan. Sebelum dilakukan Musyarawarah Desa Khusus (Musdesus), pihaknya terlebih dahulu koordinasi dengan sejumlah tokoh di desa, termasuk para ibu PKK.

Hal ini untuk menyamakan persepsi mengenai pembentukan koperasi baru. Bahkan Kopdes telah memiliki NIK setelah adanya persetujuan bersama. “Setelah rapat-rapat kecil, kami lanjut dengan Pra Musdes. Dalam Pra Musdes itu kami sudah sepakati pengurusnya, nilai simpanan pokok, simpanan wajibnya, anggotanya. Sehingga saat Musdesus kami sudah clear, semua komplit tinggal menetapkan saja,” paparnya.

Disinggung mengenai arah pengembangan Kopdes Merah Putih, Buda mengaku, akan merancang program berbeda dengan Bumdes dan koperasi yang telah ada di Desa Bongkasa Pertiwi. Ke depan, pihaknya menginginkan semua usaha ini berjalan selaras, sehingga rencananya semua akan diajak rembug.

“Untuk Kopdes Merah Putih ini, kami akan rancang gerai sembako yang mana nantinya akan menjadi induk dari usaha warung kecil yang ada, biar warung-warung juga hidup. Kemudian kita belum punya apotik, mungkin gerakan kita ada apotik desa,” jelasnya.

Selain itu, permodalan Kopdes Merah Putih akan dibantu melalui Bumdes dengan sistem kerjasama. Hanya saja belum menjalankan simpan pinjam seperti Bumdes dan tiga koperasi lainnya.

“Maunya kami, Bumdes dan koperasi berjalan selaras karena secara regulasi yang ada, masalah penanaman modal itu tidak boleh dari desa langsung ke koperasi, karena bentuknya kelompok. Rencana kami, koperasi ini nanti dibantu oleh Bumdes. Karena desa boleh penyertaan modal ke Bumdes,” imbuhnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#merah putih #Kopdes #bumdes #badung