BALIEXPRESS.ID - Batalnya Pekak Petruk tampil dalam pementasan PKB 2025 menjadi perbincangan hangat.
Meski tanpa kehadirian seniman dengan nama asli I Nyoman Subrata ini ternyata pementasan drama gong lawas tetap akan tampil di panggung terbuka Arda Candra, Art Centre.
Bahkan Paguyuban Peduli Seni Drama Gong Lawas telah memiliki seniman lainnya yang menggantikan.
Baca Juga: Klarifikasi Paguyuban Drama Gong Lawas, Petruk Bukan Dilarang Tampil
Seniman tersebut adalah Topok dan Dolir yang juga legend layaknya Petruk.
Ketua Paguyuban Peduli Seni Drama Gong Lawas, Anak Agung Gede Oka Aryana menyatakan, awalnya drama gong lawas tidak mendapatkan jadwal tampil dalam PKB 2025.
Saat itu dirinya pun langsung mengajukan surat permohonan kepada Dinas Kebudyaan Bali.
Baca Juga: Putri Koster Geram Disebut Dalang Pelarangan Petruk Tampil di PKB, Siap Ambil Langkah Hukum
Kemudian paguyuban yang berisi Petruk CS ini diizinkan tampil pada 2 Juli 2025.
“Untuk itu kami paguyuban Drama Gong Lawas mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia PKB, khususnya bapak Kadis Kebudayaan Bali yang telah memberikan banyak perhatian kepada kami,” ujar Oka Aryana, Minggu (8/6).
Bahkan pihaknya menyatakan, telah dilakukan beberapa kali latihan untuk mematangkan konsep dan tema dalam penampilan di PKB 2025.
Baca Juga: Tak Dilarang Tampil, tapi Kurator PKB Ingatkan Petruk Hal Ini
Terkait batalnya Petruk tampil, dirinya pun telah berkoordinasi dengan para pembina dan seniman yang tergabung dalam paguyuban.
Untuk itu sudah ada keputusan bersama dalam penampilan di Arda Candra Art Centre, yakni dengan mengganti peran Petruk.
“Lawaknya sudah ada yang akan mendampingi kami yaitu, Ida Bagus Aji Topok dan Ajik Dolir,” ungkapnya.
Setelah adanya keputusan tersebut, Oka Aryana akan melakukan pembahasan naskah.
Sebab saat ini telah ada ketentuan dari tim kurator, yakni drama gong wajib mengambil tema Jagad Kerthi.
Kemudian sangat ditekankan kembali terkait penggunaan bahasa, tata laku, dan tata busana yang baik.
Pihakya pun meminta tidak ada penafsiran negatif dari tidak dampilnya Petruk.
Terlebih sebelumnya dirinya juga menyatakan, telah menyampaikan dengan baik kententuan dari kurator.
Hanya saja Petruk memang mengundurkan diri dan tidak tampil dalam PKB 2025.
Bahkan seniman tersebut telah meminta mengundurkan diri dari paguyuban.
“Kami telah meminta agar tidak mengundurkan diri dari drama gong lawas karena untuk pentas lain tetap akan kami libatkan, akan tetapi mereka tetap bersikukuh untuk mengundurkan diri secara baik-baik, dan minta keluar dari WA Grup Paguyuban Drama Gong Lawas,” terangnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga