Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warga Gempar! Ada Anak Hanyut di Sungai Jalan Sedap Malam, Nyawa Balita 4 Tahun Tak Selamat

I Gede Paramasutha • Senin, 9 Juni 2025 | 22:38 WIB
TKP: Anggota Polsek Denpasar Timur mendatangi TKP anak hanyut di Jalan Sedap Malam. (Bali Express/Istimewa)
TKP: Anggota Polsek Denpasar Timur mendatangi TKP anak hanyut di Jalan Sedap Malam. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Tragedi tragis menimpa seorang balita berinisial KPH. Anak laki-laki berusia empat tahun itu ditemukan hanyut di Sungai, Jalan Sedap Malam, Gang Cempaka, Lingkungan Kebon Kori, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Senin (9/6).

Nahas, nyawa balita yang hanyut di Sungai, Jalan Sedap Malam tersebut tak selamat, meski sudah diberi pertolongan. Peristiwa ini sontak membuat gempar warga.

Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tomiyasa melalui Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, KPH ditemukan hanyut oleh warga sekitar di sebelah timur sebuah jembatan, pukul 10.00 WITA.

"Korban ditemukan mengambang dengan kepala mengarah ke barat, muka tengkurap ke bawah masuk ke dalam air," tuturnya.

Anak yang tenggelam itu berperawakan gempal, dengan tinggi satu meter, memakai kemeja warna biru dan celana pendek batik.

Saksi inisial HD, 59, yang melihat warga ramai-ramai lantas mendekat.

Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur ini pun melihat korban berusaha diangkat dari sungai. Sehingga, ia berinisial membantu memberikan pertolongan pertama.

"Saksi mengangkat kaki anak kecil itu dengan posisi kepala di bawah, serta menekan-nekan dadanya, hingga mengeluarkan air," tandasnya.

Hanya saja, KPH lemas dan tidak bernafas. Kejadian ini lantas HD sampaikan (share) ke teman-temannya.

Insiden tersebut juga dilaporkan ke Kepala Lingkungan Kebon Kori dan Lurah Kesiman.

Tak berselang lama, orang tua anak itu inisial TP, 33, datang dan membawa korban ke Rumah Sakit Dharma Yadnya.

Menurut dokter jaga rumah sakit inisial H kepada polisi, pihaknya sudah melakukan cek jantung korban dan organ organ vital lainnya.

Sayangnya, KPH dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter, lubang hidung dan mulut sudah mengeluarkan cairan berupa air dan seluruh badan sudah membiru dan kaku, tidak ditemukan benturan," tambahnya.

Kepolisian menyimpulkan, korban meninggal akibat terjatuh ke sungai dan tenggelam, karena terseret arus air yang besar.

Pihak keluarga pun membuat surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum dan mengikhlaskan kepergian KPH.

Keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah. Jenazah sementara inu dititip di RS Dharma Yadnya, dan nantinya akan diberangkatkan menggunakan ambulance ke kampung halaman di Jember, Jawa Timur. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#anak #balita #warga #hanyut #jalan sedap malam