BALIEXPRESS.ID — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Kabupaten Tabanan, tepatnya di tikungan Simpang Megati, Banjar Dinas Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), Tabanan.
Insiden yang melibatkan sepeda motor dan mobil box ini menyebabkan satu orang mengalami luka parah.
Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Nyoman Artadana, membenarkan peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Senin pagi (9/6) sekitar pukul 08.30 WITA tersebut.
“Kecelakaan terjadi saat kondisi lalu lintas di lokasi cukup ramai. Dua kendaraan terlibat, yakni satu unit mobil box dan satu unit sepeda motor,” jelas AKP Artadana.
Menurut penjelasan AKP Artadana, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fazio dengan nomor polisi DK 6746 GBO yang dikendarai oleh Syamsul Arifin (27), warga Banjar Dinas Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke timur (Denpasar).
Setibanya di tikungan Simpang Megati, Syamsul mencoba mendahului kendaraan di depannya. Saat itulah, motornya berpindah ke lajur kanan.
Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan (Denpasar), melaju sebuah truk box dengan nomor polisi DK 8716 OP yang dikemudikan oleh Charles Rifky A.P. (27), warga Probolinggo, Jawa Timur.
Karena jarak yang sangat dekat dan kecepatan kedua kendaraan, tabrakan pun tak terhindarkan.
“Pola tabrakan yang terjadi adalah bagian pojok kanan depan truk menabrak sisi kanan depan sepeda motor,” lanjut AKP Artadana.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor terpental beberapa meter dari lokasi kejadian dan mengalami luka serius di bagian dahi.
Sementara itu, pengemudi mobil box dilaporkan selamat tanpa cedera.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyebab utama kecelakaan adalah faktor kelalaian pengendara motor.
“Pengendara motor kurang hati-hati saat berkendara dan mengambil haluan ke kanan tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas,” ungkap AKP Artadana.
Saat ini, Syamsul Arifin masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tabanan.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp 5 juta, terutama akibat kerusakan parah pada bagian depan sepeda motor. (*)
Editor : Nyoman Suarna