BALIEXPRESS.ID-Peristiwa tragis mengguncang warga Denpasar Timur pada Senin, 9 Juni 2025.
Seorang anak kecil dilaporkan hanyut di sungai kawasan Jalan Sedap Malam tanpa sepengetahuan pihak keluarga.
Korban ditemukan dalam kondisi mengambang oleh warga setempat dan meski sempat diberi pertolongan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Diduga Putus Sekolah, Siswi SMA Nekat Tenggak Pembersih Lantai, Pihak Sekolah Buka Suara
Informasi terkait peristiwa ini pertama kali beredar melalui unggahan akun Instagram @denpasarcerita pada hari yang sama.
Dalam sebuah video yang dibagikan, tampak suasana panik saat anak tersebut ditemukan dan diletakkan di atas sobekan kardus di pinggir jalan.
Terekam pula upaya seorang pria memberikan pertolongan pertama berupa CPR dalam kondisi darurat. Anak tersebut tampak lemas tak sadarkan diri.
Namun, meski sang anak sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawanya tak tertolong.
Unggahan video tersebut menuai perhatian luas dari warganet. Hingga kini, lebih dari 3 ribu akun telah menyukai video tersebut, serta membanjiri kolom komentar dengan ungkapan duka.
Beberapa warganet menyoroti minimnya pengetahuan masyarakat tentang teknik pertolongan pertama seperti CPR.
Baca Juga: Bikin Warganet Geram! Dua Remaja Asik Joget TikTok di Lokasi Kebakaran
“Sering liat video dr luar negeri, ini kurangnya pengetahuan masyarakat kita mengenai tata cara penolongan pertama kalau ada yg tenggelam, selagi belum biru badannya masih bisa di selamatkan dengan teknik CPR huhu ya turut berduka buat yg kehilangan dan buat semua yg baca mari belajar.” tulis akun @vicsuw dikutip Selasa, 10 Juni 2025
“Dari sekian banyak orang gak ada yg bisa CPR ya?” tulis akun @ayyu.novie.
“Ayo dong pemerintah mulai dari kelas 1 SD harus ada pelajaran setiap harinya minimal 30 menit supaya generasi ke depan tau cara CPR untuk pertolongan pertama jika ada yg tenggelam dll. Pasti bermanfaat untuk ke depannya.” tulis akun @nomorecaps1.
Tak sedikit pula yang menyampaikan rasa belasungkawa dan keprihatinan atas insiden ini.
“Mengiris hati. Semoga mendapat tempat terindah dik. Ayah dan keluarga lainnya semoga diberikan ketabahan.” tulis akun @taring_tadjam.
Baca Juga: Antrean Labubu di Pop Mart Bali Ricuh, AWK Kritik Gaya Promosi; Marketing Krodit Tak Cocok di Bali
“Tolong sungai disana diisi pembatas dan juga selokan pembuangannya ditutup, sepertinya ini sudah ke-2xnya kejadian anak kecil hanyut di Sedap Malam.” komentar akun @cintacrisnitaa12.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak di area berisiko, terutama yang berdekatan dengan aliran sungai.
Warganet pun berharap pemerintah setempat dapat segera mengambil tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Editor : Wiwin Meliana