BALIEXPRESS.ID – Duka mendalam menyelimuti keluarga asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Seorang anak bernama Komang Adi, yang setiap hari setia menemani kedua orang tuanya bekerja di tambak udang, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam pada Selasa siang, 10 Juni 2025.
Baca Juga: Soal Usulan Pemakzulan Gibran ke DPR-MPR, Mahfud MD Sebut Dasar Hukumnya Sangat Kuat: Ini Syaratnya
Komang Adi dikenal sebagai anak yang aktif, meski memiliki keterbatasan mental ringan.
Ia tak pernah lepas dari sisi orang tuanya yang berasal dari keluarga kurang mampu dan mengandalkan pekerjaan tambak untuk menyambung hidup.
Tragedi bermula sekitar pukul 11.00 WITA, saat orang tuanya beristirahat dari aktivitas di tambak.
Komang Adi yang biasanya selalu berada di dekat mereka, tiba-tiba tak terlihat.
Kepanikan pun menyelimuti keluarga saat ia tidak ditemukan di sekitar area kerja.
Pencarian dilakukan dengan segera, namun nahas, tubuh Komang Adi ditemukan tak bernyawa di salah satu petakan kolam tambak.
Baca Juga: Waduh! Anak 8 Tahun Lakukan Pelecehan Sesama Jenis, Diduga Akibat Nonton Film Dewasa
Kesedihan keluarga pun tak terbendung. Ditambah lagi, kondisi ekonomi yang serba kekurangan membuat mereka kebingungan untuk menanggung biaya upacara pemakaman dan upakara adat yang rencananya akan dilaksanakan pada 14 Juni 2025.
Kini, keluarga Komang Adi dengan berat hati membuka pintu bantuan dan mengharap uluran tangan dari masyarakat yang tergerak untuk membantu meringankan beban mereka.
Donasi dapat disalurkan langsung maupun melalui Yayasan Sepuluh Ribu Mimpi dengan rincian sebagai berikut:
Rekening BRI: 4758 0102 5376 530
A/N: Yayasan Sepuluh Ribu Mimpi
OVO/DANA: 0859 4289 0333
Baca Juga: ASTUNGKARA! Terombang-ambing Semalam di Laut, WNA AS Ditemukan Selamat di Perairan Uluwatu
Instagram Kontak: @10ribumimpi
Mari bersama kita bantu meringankan beban keluarga yang tengah berduka.
Setiap rupiah yang Anda berikan akan sangat berarti bagi keluarga kecil ini dalam memberikan penghormatan terakhir yang layak untuk Komang Adi.
Editor : Wiwin Meliana