BALIEXPRESS.ID-Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video aksi sejumlah anak kecil yang memburu sesari di tengah ritual sembahyang umat Hindu di pesisir pantai.
Baca Juga: Heboh! 2 Mahasiswi Undiksha Jadi Influencer Judi Online, Kampus Ambil Sikap Tegas: Akankah Dipecat?
Video yang viral tersebut memperlihatkan dua orang ibu tengah melakukan persembahyangan khusyuk, namun suasana sakral itu tiba-tiba terganggu oleh kerumunan bocah yang mendadak menyerbu canang sari yang baru saja dihaturkan.
Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, tampak salah satu ibu sedang menghaturkan canang sari, sementara seorang lainnya masih dalam posisi berdoa.
Baca Juga: Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah, Polisi Turun Tangan!
Namun belum sempat ritual tersebut usai, segerombolan anak-anak datang dan tanpa ragu langsung mengobrak-abrik canang yang berisi sesari — uang kecil yang biasanya menjadi bagian dari persembahan.
Aksi tersebut sontak menuai beragam reaksi dari warganet.
Banyak yang menyayangkan kurangnya pengawasan terhadap anak-anak tersebut, karena tindakan mereka dinilai tidak menghormati proses ibadah yang sedang berlangsung.
“Mana ortunya? Perlu kasih pembelajaran keyakinan soal gini, agar tidak terulang begini,” tulis akun @kidzhd dikutip dari unggahan @infodenpasarterkini.id pada Jumat (13/05/2025).
“Plis keplak kepalanya, ngeselin banget,” tulis akun @fahrsstr.
“Oh astaga, dupanya aja belum padam, mbok kok saya yang sedih,” tulis akun @kreeywool.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait insiden ini.
Namun, peristiwa tersebut kembali membuka diskusi soal pentingnya edukasi bagi anak-anak mengenai toleransi dan penghormatan terhadap nilai-nilai sakral dalam tradisi keagamaan.
Editor : Wiwin Meliana