BALIEXPRESS.ID-Sebuah video lomba tak biasa mendadak viral di media sosial dan mengundang beragam reaksi dari warganet.
Bukan lomba memancing atau bermain layang-layang seperti yang umum digelar di desa-desa, kali ini masyarakat dibuat heboh oleh lomba minum tuak, minuman tradisional khas Bali.
Dalam video yang diunggah radar.bali, sejumlah peserta terlihat saling adu kuat menenggak tuak dalam jumlah banyak.
Aturannya sederhana namun ekstrem: siapa yang mampu bertahan tanpa muntah, dialah pemenangnya.
Antusiasme peserta pun terlihat tinggi, dengan suasana lomba yang diwarnai sorak sorai warga yang menonton.
Baca Juga: Kepala Desa Baturiti Dilaporkan, Dinilai Picu Perpecahan, Gerindra Tempuh Jalur Hukum
Lomba unik ini kabarnya digelar oleh seorang warga Desa Pedahan Kelod, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, yang sedang membayar kaul atau nazar usai menggelar upacara syukuran untuk anaknya.
Sebagai bentuk rasa syukur, warga tersebut menggelar acara yang tak biasa dan sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat setempat.
Yang mengejutkan, hadiah utama dari lomba ini adalah satu unit sepeda motor, menjadikannya makin menarik dan membuat peserta berlomba-lomba menunjukkan daya tahan mereka.
Warga sekitar menyambut kegiatan ini dengan hangat. Meskipun tergolong tidak lazim, mereka menilai acara tersebut sebagai bentuk hiburan rakyat yang penuh semangat kebersamaan.
Baca Juga: Momen Kedekatan Dedi Mulyadi dan Sherly Laos, Ramai Dijodohkan Warganet
Unggahan ini menuai berbagai komentar dari warganet di media sosial.
“Waduh… ampura sampunang minum tuak dilombakan, kasihan generasi muda kedepannya, krn minum tuak terlalu banyak bisa menyebabkan kerusakan hati, hepatitis,” tulis akun @ketut_sadia
“Wih perutnya gede-gede 10L masuk semua itu,” tulis akun @roni_kwee
“Buat ginjal dan ati rusak, ini tidak mendidik merusak generasi,” tulis akun @kananda_bali_tour
Editor : Wiwin Meliana