BALIEXPRESS.ID – Momen spesial tengah dirayakan oleh keluarga artis ternama Maia Estianty. Putra sulungnya, Al Ghazali, menjalani prosesi siraman jelang pernikahannya.
Acara yang sarat makna ini berlangsung penuh kehangatan, canda tawa, dan tak sedikit air mata haru yang mewarnainya.
Prosesi siraman dimulai dengan pengajian, lalu dilanjutkan dengan acara inti yang dihadiri keluarga dan kerabat dekat.
Maia terlihat belum sepenuhnya berdandan di awal video, namun sudah tampil memesona dengan bantuan makeup artist langganannya, Bu Miaw Mow.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa Bu Mia-lah yang pertama kali meriasnya, menciptakan suasana nostalgia yang menyentuh.
“Makeup-nya harus mirip kayak zaman dulu,” ungkap Maia sambil tertawa.
Ia juga membagikan kenangan saat terakhir kali menggunakan sanggul Jawa di tahun 2008, saat menghadiri acara adat di Solo.
Tak hanya Maia, sang ibu juga tampil mengenakan sanggul khas Jawa, demi menghormati tradisi leluhur.
Prosesi siraman ini dilakukan di rumah sahabat keluarga yang juga dikenal sebagai tokoh budaya, menciptakan nuansa klasik yang kuat dengan latar rumah tradisional Jawa.
Dalam suasana yang mengharukan, Maia sempat menahan air mata, namun akhirnya ikut larut saat menyaksikan putra sulungnya bersiap menyambut babak baru kehidupan sebagai suami.
“Senang karena anak masuk ke chapter new life. Menjadi laki-laki yang siap menjadi suami,” ujar Maia.
Canda-canda khas keluarga tak pernah absen. Dari pembicaraan tentang "air siraman biar cepat nyusul kawin" hingga candaan "telolet bis", suasana tetap hangat dan bersahabat.
Ada juga momen lucu saat membahas kebaya putih yang dipakai Maia dan calon menantu, yang ternyata tanpa rencana malah terlihat seragam.
Menjelang akhir video, terlihat keluarga memberikan wejangan dan doa untuk kelancaran acara pernikahan yang akan datang. “Semoga satu tarikan napas, langsung sah,” kata seorang kerabat penuh harap.
Maia menutup konten dengan ucapan terima kasih kepada para penonton Maia Al El Dul TV dan menjanjikan akan membagikan momen before and after dari akad dan resepsi yang akan datang. (*)
Editor : Nyoman Suarna