Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Respons Penembakan WNA Australia di Munggu, Giri Prasta: Kami Tidak Tinggal Diam

Rika Riyanti • Senin, 16 Juni 2025 | 22:43 WIB

GIRI PRASTA: Wagub Giri Prasta prihatin dengan insiden tajen di Songan Kintamani yang memakan korban jiwa.
GIRI PRASTA: Wagub Giri Prasta prihatin dengan insiden tajen di Songan Kintamani yang memakan korban jiwa.

 

 

BALIEXPRESS.ID – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, angkat bicara terkait insiden penembakan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Australia di sebuah vila di Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (14/6).

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat keamanan yang telah bekerja keras menjaga stabilitas Pulau Dewata, serta menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan Bali.

“Jadi kami terima kasih. Pertama tim yustisi kita. Apalagi yang dimotori kuat oleh Polri sama TNI. Maka kita harus perkuat penuh lagi pertalian dengan keamanan kenyamanan,” ujar Giri Prasta, Senin (16/6).

Baca Juga: Gubernur Bali Sayangkan Insiden Maut di Arena Tajen, Dorong Proses Hukum dan Evaluasi Penyelenggaraan

Ia mengakui bahwa peristiwa semacam ini bisa saja terjadi di mana pun, bahkan di negara dengan sistem keamanan canggih seperti Amerika Serikat.

“Memang di setiap negara apapun itu pasti akan ada persoalan. Hal-hal yang bisa terjadi itu di luar kemampuan kita bersama. Artinya apa? Itu bisa terjadi di luar pikiran kita,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali tidak tinggal diam dan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam upaya penanganan kasus ini, termasuk menjadwalkan penyambutan Kapolri yang akan datang ke Bali.

Baca Juga: DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025-2029 dan Pertanggungjawaban APBD 2024

“Tetapi kami pemerintah provinsi Bali tidak akan tinggal diam. Kami sudah bersinergi dengan kekuatan penuh bahkan nanti pun kami akan menyambut kedatangan Pak Kapolri,” tegas Giri Prasta.

Terkait pencegahan kriminalitas, Pemerintah Provinsi Bali telah menggalakkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) melalui peran aktif kelian banjar dinas dan kepala dusun, termasuk dengan mendata warga lokal dan pendatang lewat Kartu Identitas Penduduk Musiman (KIPEM).

“Dan itu sudah digalakkan melalui ini kelian Banjar Dinas dan kepala dusun. Pertama, kita mendata seluruh warga masyarakat pribumi pastinya. Yang kedua itu adalah mendata masyarakat pendatang dengan KIPEM,” ujarnya.

Baca Juga: Dibalut Tradisi Jawa, Prosesi Siraman Al Ghazali Penuh Haru: Sang Ibu Maia Estianty Ungkap Kesannya

Menanggapi anggapan bahwa insiden ini menunjukkan adanya kelengahan, Giri Prasta menekankan bahwa tindakan kriminal kadang terjadi di luar dugaan dan tak selalu bisa dicegah sepenuhnya, meski sistem pengamanan sudah berjalan aktif.

“Tapi kadang-kadang kan di luar daripada pikiran kita. Maaf ya, W aja kena teroris tuh kemarin. Dengan safety-nya Amerika. Tapi kan berkat daripada kerja sama kita, masyarakat dan tokoh yang ada di Bali bersama dengan insan penegak hukum, saya kira paling tidak kita harus mampu meminimalize daripada persoalan-persoalan kriminal yang ada di Bali ini. Kami jaminkan untuk itu,” ucapnya.

Ia juga memastikan bahwa operasi pengamanan khusus telah berjalan rutin, terutama pada malam hari.

Baca Juga: AWK Soroti Insiden Berdarah di Songan: Momentum Bersih-Bersih Tajen di Bali

Ia pun mengapresiasi kerja aparat kepolisian, TNI, dan unsur desa adat yang terus bersinergi menjaga keamanan pulau.

“Maaf, justru operasi khususnya itu sudah dilakukan tiap hari. Itu sudah jalan. Bahkan malam-malam, ya ini nanti kita sekali-sekali ajak ya teman-teman media ya. Kita operasi khusus untuk malam-malam. Sudah bagus sekali. Dan jujur kami terima kasih kepada Polri, TNI dan tim juga Bakamda kita yang ada di Desa Adat telah bersinergi dengan baik untuk menjaga Pulau Bali ini. Saya kira itu,” terangnya.

Adapun soal pemberlakuan KIPOM, Giri Prasta menegaskan bahwa program tersebut telah berjalan di seluruh kabupaten/kota di Bali, di bawah pengawasan pemerintah provinsi.

Baca Juga: BNI Boyong 3 UKM RI Ke Pameran Makanan Terbesar di Korsel, Jajaki Pasar Ekspor ke Negeri Ginseng


“Sudah jalan, sudah jalan, sudah berproses semua kabupaten kota dan kita di Bali sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan itu dan kita berikan dukung semuanya,” pungkasnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #WNA Australia #penembakan #giri prasta