Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tegas! Gubernur Wayan Koster Minta Polisi Bertindak Cepat Tangani Insiden Maut di Songan: Sebut Tajen sudah Melenceng

Nyoman Suarna • Senin, 16 Juni 2025 | 23:10 WIB
Gubernur Wayan Koster
Gubernur Wayan Koster

BALIEXPRESS.ID – Insiden tragis yang menewaskan satu orang di arena tajen (sabung ayam) di Desa Songan, Kintamani, Bangli, menjadi perhatian serius Gubernur Bali, Wayan Koster.

Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut dan menegaskan perlunya tindakan tegas serta evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan tajen di Bali.

“Saya sangat menyayangkan terjadinya kekerasan di arena tajen yang sampai merenggut nyawa,” ujar Koster saat memberikan keterangan, Senin (16/6).

Gubernur Koster meminta aparat kepolisian dan penegak hukum untuk bertindak cepat dan tegas terhadap pelaku kekerasan.

“Aparat keamanan harus bertindak tegas dan profesional. Proses hukum harus berjalan tanpa kompromi,” tegasnya.

Koster juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing provokasi dan tetap menjaga situasi tetap kondusif.

Ia meminta warga mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak berwenang.

“Saya minta masyarakat tetap tenang, menahan diri, dan tidak mudah terprovokasi. Serahkan semua kepada proses hukum,” pesannya.

Gubernur juga mendesak Bupati Bangli dan Forkopimda setempat agar segera mengambil langkah cepat dan terkoordinasi guna mencegah gejolak sosial paska-insiden. Stabilitas wilayah menjadi prioritas utama agar tidak terjadi gangguan keamanan lebih luas.

Lebih jauh, Koster menekankan perlunya evaluasi total terhadap praktik tajen di Bali. Ia menilai penyelenggaraan tajen saat ini telah melenceng dari nilai tradisional menuju praktik perjudian terbuka yang berpotensi menimbulkan konflik dan kekerasan.

“Tajen sebagai bagian dari tradisi kini banyak disalahgunakan. Harus diawasi ketat agar tidak menjadi ajang perjudian yang memicu kekacauan,” tegasnya.

Sebagai penutup, Gubernur Bali memastikan bahwa pemerintah provinsi akan terus memantau dan mengambil langkah strategis dalam menyikapi insiden-insiden yang mencoreng nilai-nilai adat dan budaya Bali.

“Kami akan mengawal proses hukum dan evaluasi sistemik terhadap penyelenggaraan tajen di Bali. Tradisi harus dijaga, tapi keamanan dan nyawa tetap yang utama,” pungkas Koster. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#gubernur #bali #tajen #wayan koster #insiden #songan