Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Pelawatan Barong Terbakar Di Seminyak, Bendesa Ungkap Kejadian Sebenarnya

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 18 Juni 2025 | 15:35 WIB

TERBAKAR: Penggalan video terbakarnya Pelawatan Barong di Pura Puseh Desa Adat Seminyak, Selasa (17/6).
TERBAKAR: Penggalan video terbakarnya Pelawatan Barong di Pura Puseh Desa Adat Seminyak, Selasa (17/6).

BALIEXPRESS.ID - Sebuah video viral di media sosial menunjukaan adanya Pelawatan Barong yang terbakar pada Selasa (17/6).

Video tersebut ternyata diambil di Pura Puseh Desa Adat Seminyak saat prosesi pujawali jelih.

Namun terbakarnya Pelawatan Barong bukanlah kesengajaan.

Baca Juga: Nasib Evan Dimas Jadi Sorotan: Dulu Kapten Generasi Emas, Kini Bikin Warganet Khawatir

Bendesa Adat Seminyak, I Made Puspita saat dikonfirmasi pun telah membenarkan hal tersebut.

Ia menyatakan, seluruh krama desa adat sangat syok saat Pelawatan Barong terbakar.

Hal ini disebutkan terjadi saat pujawali jelih di Pura Puseh sekitar pukul 13.00 Wita.

Baca Juga: Misteri Kematian Lettu Kes Ida Bagus Dody: Keluarga Ungkap Kejanggalan dan Luka Kekerasan

“Kejadian ini benar-benar di luar prediksi kami bersama warga. Ini peringatan bagi kami karena ini benar-benar human error,” ujar Puspita, Rabu (18/6).

Terbakarnya Pelawatan Barong disebutkan saat prosesi ngider ring pura.

Namun apes sebuah pasepan atau wadah berisi api mengenai rambut dari Barong.

Baca Juga: Ida I Dewa Agung Gde Oka Geg, Raja Klungkung yang Mengabdi untuk Bali

Hal ini sontak membuat seluruh masyarakat terkaget dan langsung mencoba memadamkan.

Namun api dengan cepat membesar hingga membakar habis rambut Barong.

“Pasepan itu menggunakan kayu besar, kemudian ada angin dan mengenai rambut Pelawatan Ida Bhatara yang berbahan parasok. Pererai masih tersisa tapi langsung mepunggel,” ungkapnya.

Puspita menerangkan, kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama di Desa Adat Seminyak, sehingga tidak terjadi kecelakaan serupa.

Bahkan dirinya sekali lagi memastikan kejadian tersebut murni human error tidak ada kaitannya secara niskala.

“Ini memang human error di tengah musim angin kencang, paso pasepan posisinya di bawah ini yang tidak dapat diantisipasi. Astungkara yang mundut selamat rahayu,” paparnya.

Pasca terbakar desa adat langsung menghaturkan ngulap ngambe, bendupiduka, dan pecaruan.

Hal ini dilakukan untuk memohon maaf atas kejadian tersebut.

“Sekarang kami akan bertanya atau berkoordinasi dengan Ida Sulinggih bagaimana sebaiknya. Tapi yang pasti akan dikembalikan seperti semula,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#seminyak #viral #terbakar #barong #pura puseh