BALIEXPRESS.ID - Citra kawasan wisata Seminyak, Kuta, Badung, tercoreng oleh tindak kejahatan yang kerap kali terjadi. Baru-baru ini, seorang turis asal Belanda inisial ASA, 38, menjadi korban jambret.
Selain itu, ada juga aksi maling sepeda motor yang menimpa korban inisial PB. Maraknya kriminalitas di Seminyak, tentu membuat warga resah, sehingga memerlukan perhatian serius dari pihak kepolisian.
Informasi yang Bali Express Jawa Pos Grup himpun, peristiwa jambret bermula ketika ASA melintas di Jalan Oberoi Seminyak, sekira pukul 03.00 dini hari.
"Korban saat itu mengenakan kalung emas di lehernya," beber sumber, Senin (23/6).
Lalu, ada laki-laki mengendarai motor yang mendekati dan memepet wanita asli Negeri Kincir Angin ini.
Disinyalir, jambret itu sedari awal sudah mengintai korban yang mengenakan perhiasan.
Tiba-tiba, lelaki tak dikenal tersebut merampas kalung emas dari leher korban dan langsung melarikan diri.
ASA sempat berteriak minta tolong, tetapi jambret tersebut lolos dengan mudah, lantaran situasi sepi kala itu.
"Kejadian ini mengakibatkan korban mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta," tambahnya.
Warga negara asing (WNA) ini lantas melaporkan kasus jambret tersebut ke Polresta Denpasar.
Sementara itu, keesokan harinya, Sabtu (21/6) pukul 04.30 WITA, viral adanya pencurian motor di Jalan Kayu Aya, Seminyak.
Bahkan, aksi tersebut terekam CCTV dilakukan di kawasan ramai dan jalanan yang padat.
Waktu itu ada sepeda motor Honda PCX warna abu-abu berplat DK 6934 ACR milik pria inisial PB yang sedang parkir di pinggir jalan.
Terduga pelaku sempat terlihat duduk selama 20 menit di dekat kendaraan sasarannya.
Lalu, pelaku mondar-mandir, diduga untuk memantau kondisi sekitar.
Setelah itu, barulah maling tersebut mengambil PCX dengan mudah dan dibawa kabur. Kasus itu pun sudah dilaporkan ke pihak berwajib.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut yang dikonfirmasi mengatakan akan pihaknya akan mengecek laporan kejadian ini. "Kami cek dulu," jawabnya singkat. (*)
Editor : I Gede Paramasutha