Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Museum Yadnya Direnovasi, Dewan Badung Minta Penambahan Parkir

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 24 Juni 2025 | 01:54 WIB
SOSIALISASI: Pelaksanaan sosialisasi renovasi Musreum Yadnya di Desa Mengwi, Senin (23/6).
SOSIALISASI: Pelaksanaan sosialisasi renovasi Musreum Yadnya di Desa Mengwi, Senin (23/6).

BALIEXPRESS.ID - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung, Senin (23/6/2025) melakukan sosialisasi proyek renovasi Museum Yadnya di Desa Mengwi kepada sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sosaialisasi banyak masukan diberikan oleh tokoh masyarakat, salah satu yang dinilai penting adalah penyediaan lahan parkir. 

Sosialisasi ini pun dihadirin Anggota DPRD Badung, I Nyoman Satria dan Made Rai Wirata. Tampak juga hadir Perbekel Mengwi, I Nyoman Suarjana dan Bendesa Adat Mengwi, Ida Bagus Oka.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Badung, I Nyoman Satria menyampaikan sejumlah masukan. Ia meminta agar pihak konsultan dalam renovasi ini mempertahankan nikai sejarah. Sebab lokasi museum Yadnya ini bersejarah dan keberadaannya jangan sampai menggusur penduduk asli.

"Kami memohon pihak Dinas Kebudayaan bisa memberikan masterplant secara keseluruhan seperti tempat pentas tari, termasuk lahan parkirnya,” ujar Satria.

Politisi PDIP ini pun berharap dapat dilibatkan dalam proses pembangunan. Utamanya dalam memberikan masukan terhadap Museum Yadnya kedepannya.

“Kami juga berharap kita bisa dilibatkan agar bisa memberikan masukan. Yang terpenting adalah masalah parkir jangan sampai ada gedung tapi parkirnya tidak memadai," paparnya.

Sementara, Made Rai Wirata memberikan masukan agar desain yang dibuat ini bisa diubah. Kemudian kualiras bagunan juga harus diperhitungkan, agar tidak cepat rusak. 

“Jangan sampai  kita diminta masukan tapi tak bisa diubah kan jadi percuma. Kedua terkait kontraktor yang sempat memiliki nama yg kurang baik. Berharap protek ini tak mengecewakan. Kualitas harus dijaga sehingga tak mengecewakan semua pihak,” ungkapnya.

Senada dengan DPRD Badung, Perbekel Mengwi , I Nyoman Suarjana, berharap dalam pembangunannya juga harus memilirkan lahan parkir.

"Kami harapkan proyek ini bagian dari proses penataan kawasan Taman Ayun dan Catus Parata Mengwi. Kami harapkan kebutuhan parkir bisa ditindaklanjuti sehingga pembangunan bisa berkelanjutan. Kami juga usulkan ada kerjasama dengan pihak desa baik Bumdes atau Bumda," paparnya.

Sedangkan, Kepala dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha mengaku, pihaknya akan menindak lanjuti usulan yang telah disampaikan oleh DPRD Badung. Selanjutnya akan dilakjkan koordinasi lebih lanjut terkait halntersebut. “Kami akan koordinasikan  terkait saran anggota Dewan," ujarnya singkat.

Sebagai informasi, dalan renovasi Museum Yadnya saat ini dilakukan lelang pengerjaannya. Dalam website LPSE Kabupaten Badung tertera nilai pagu peoyek ini sebesar Rp 15,7 miliar lebih. Tender atau lelang ini diumumkan sejak 21 April 2025. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#yadnya #disbud #museum #badung