Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jalur Wisata Ubud Rusak Parah, Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Raya Sebali

Putu Ayu Aprilia Aryani • Selasa, 24 Juni 2025 | 17:34 WIB

Jalur Wisata Ubud Dipenuhi Lubang
Jalur Wisata Ubud Dipenuhi Lubang

BALIEXPRESS.ID-Jalan berlubang di kawasan wisata Ubud kembali dikeluhkan masyarakat.

Unggahan akun Instagram @jeg.bali, menyoroti kondisi Jl. Raya Sebali menuju Payogan–Lungsiakan, Ubud, Gianyar yang dipenuhi lubang dan menyebabkan kemacetan, terutama saat lalu lintas padat.

Baca Juga: Viral! Dua Pemuda Main Gamelan Pakai Piring, Tembus 3 Juta Views, Kreativitasnya Banjir Pujian

Dalam video yang diunggah, tampak jalan tersebut menanjak dengan kondisi aspal yang rusak parah di sisi kiri dan kanan.

Warganet pun mempertanyakan siapa pihak yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut.

“Tiap hari pengendara yang melintas di jalur wisata ini harus naik pitam. Sudah sangat sering dikeluhkan tapi tidak ada atensi. Ne jalan provinsi, atau jalan kabupaten niki tons? Adi konye bute bongol ne arooohhh,” tulis akun @jeg.bali_ dalam keterangan unggahan dikutip Selasa, 24 Juni 2025.

Unggahan tersebut langsung mendapat respons luas dari warganet lain yang turut menyuarakan keresahannya.

Beberapa komentar bahkan menyebut kondisi jalan merugikan masyarakat yang rutin membayar pajak kendaraan bermotor.

Baca Juga: Spontan Tapi Luwes! Bule Ikut Menari Bali di Pawai Budaya PKB 2025, Warganet Terpukau

“Suka binggung jalan plopinsi, jalan daerah, ape keweh nembel dan benahin, masih anggo pis negara,” komentar akun @komang_alit11.

“Bes keto jalan nee, mobil ape lewat pasti nyag,.. merugikan masyarakat yg taat bayar pajak kendaraan bermotor aja yg gini-gini,..” tulis @dhiatmika_mika.

Warganet lainnya menyoroti kurangnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan yang notabene merupakan akses wisata yang ramai.

“Ney be ngajakin sg bani ngabe Mobil Len be benyah, Len macet Len misi pengkolan Len buin tanjakan. No fuckin attention at all ney adane padahal jalur rame nyak buin yen hujan jeg mekudus bane,” tulis akun @balitheyvie.

“Jujur gen, ani kene-kene be mekade rage sing ikhlas baane mayah pajak. Sing keto semeton?” tambah akun @ed_semara.

“Saya udah hampir 3 tahun lewat sana karena kerja di daerah Keliki, gak ada sense of urgency dari pemerintah setempat. Banyakan perbaikan jalan dibenahi swadaya (alias warga atau tempat usaha setempat),” ungkap akun @whileescape.

Baca Juga: Temui Warga, Dedi Mulyadi Jawab Kedekatan dengan Sherly Tjoanda: Cuma Gosip

Kondisi jalan yang rusak ini dinilai sangat ironis mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu jalur menuju destinasi wisata Ubud yang populer.

Banyak pengguna jalan berharap pemerintah segera menindaklanjuti keluhan tersebut dan segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan.

Editor : Wiwin Meliana
#keluhan #ubud #warga #jalan berlubang