BALIEXPRESS.ID - Tidak hadirnya perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali saat penyambutan Presiden RI Prabowo Subianto di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada kunjungan kerja ke Bali, Rabu (25/6), menuai sorotan publik.
Presiden yang tiba di tengah pelaksanaan retret gelombang II para kepala daerah PDIP itu, hanya disambut oleh Pangdam IX/Udayana dan Kapolda Bali, tanpa keterlibatan unsur dari Pemprov.
Turut mendampingi saat penyambutan di bandara adalah Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah.
Baca Juga: Tanpa Sambutan Pemprov Bali di Bandara, Kunjungan Presiden Prabowo Subianto Jadi Sorotan Publik
Absennya pejabat dari Pemprov Bali pun menimbulkan pertanyaan, terutama di tengah dinamika politik menjelang Pilkada.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menjelaskan bahwa tidak adanya perwakilan dari Pemprov Bali di bandara sepenuhnya karena mengikuti arahan dari protokol kepresidenan.
“Kan sudah ada rapat koordinasi, jadi sesuai karena arahan dari protokol kepresidenan yang menjemput adalah Pangdam dan Kapolda,” terang Dewa Made Indra saat ditemui usai peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di The Meru Sanur.
Baca Juga: Viral Dugaan Eksploitasi Anak oleh Yayasan di Tabanan, DPRD Temukan Sederet Kejanggalan
Ia menegaskan, Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta sedang mengikuti retret di Jawa Barat bersama kepala daerah PDIP lainnya.
Karena kegiatan retret tersebut bersifat singkat dan padat, keduanya tidak memungkinkan untuk meninggalkan acara.
“Tidak boleh, kan retret cuma sebentar. Kalau dipotong sehari, jadi berkurang,” kata mantan Kalaksa BPBD Bali ini.
Baca Juga: PANAS! Ridwan Kamil Gugat Balik Lisa Mariana Rp 105 Miliar, Ngaku Reputasinya Rusak
Dewa Made Indra menyatakan bahwa meski tidak hadir di bandara, Pemprov Bali tetap menunjukkan representasi dalam agenda kenegaraan.
Ia ditugaskan mewakili Gubernur dan Wagub untuk menghadiri langsung peresmian KEK Sanur dan BIH.
“Pak Gubernur dan Pak Wagub kan sedang retret. Sudah ada pembagian tugas, jadi Pak Kapolda dan Pangdam di bandara. Kami mendapatkan tugas di sini. Sudah ada koordinasi di antara kami semua dan protokol kepresidenan pembagiannya tugasnya,” jelasnya.
Baca Juga: Inovasi Anak Muda di Jembrana! Kadek Rama Hadirkan SATRIA, Solusi Mudah Bayar Pajak Lewat Banjar
Ia juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo telah mendapatkan pemberitahuan resmi terkait ketidakhadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Bali karena menjalankan retret.
Hal tersebut juga telah dikomunikasikan sebelumnya kepada pihak Istana.
“Beliau (Gubernur dan Wagub) sudah menyampaikan permakluman tidak bisa hadir, sudah dilaporkan ke Bapak Presiden bahwa Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur sedang mengikuti retret. Sudah dilaporkan kepada beliau,” ujar Dewa Made Indra.(***)
Editor : Rika Riyanti