BALIEXPRESS.ID- Upaya pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus menunjukkan perkembangan.
Hingga Kamis pagi (3/7/2025), total 22 korban berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, 20 orang selamat, sementara 2 lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Seluruh korban dievakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali, untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan lanjutan.
“Semua korban ditemukan dievakuasi ke Gilimanuk. Tim masih fokus pada penyelamatan jiwa,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra saat memantau posko di Pelabuhan Ketapang.
Ia menjelaskan bahwa pada dini hari, tim SAR gabungan berhasil menemukan empat korban, tiga di antaranya penumpang, satu lainnya kru kapal.
Mereka ditemukan di kawasan Pantai Cekik, Bali. Keempatnya adalah Sandi Wariawan (kepala kamar mesin/kru kapal), Manson (penumpang, warga Blimbingsari), Saroji (penumpang, warga Blimbingsari) dan Romi Alfa Hidayat (penumpang, warga Blimbingsari, Banyuwangi).
Selanjutnya, 18 korban tambahan ditemukan, terdiri dari 16 orang selamat dan 2 korban meninggal dunia.
“Detail bagaimana mereka berhasil bertahan masih kami selidiki lebih lanjut. Apakah mereka memakai skoci atau berenang, belum bisa dipastikan karena masih dalam penanganan medis,” tambah Rama.
Sementara itu, Kepala Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Capt. Purgana, menyampaikan bahwa satu kapal tambahan telah dikerahkan untuk memperkuat pencarian, sehingga total ada 10 kapal yang melakukan penyisiran di wilayah perairan Selat Bali.
“Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dari laut hingga garis pantai. Semua upaya dimaksimalkan,” kata Purgana.
Seperti diketahui, kapal tersebut tenggelam diduga akibat kebocoran mesin.
Kapal ini berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.
Menurut informasi, KMP Tunu Pratama Jaya berangkat dari Ketapang pada Rabu (2/7/2025) pukul 22.56 WIB.
Sekitar pukul 00.16 Wita, kru kapal mengirim sinyal darurat melalui channel 17 radio maritim, melaporkan kebocoran di ruang mesin. (*)
Editor : I Made Mertawan