BALIEXPRESS.ID-Putu Lia Damayanti (23) tak kuasa menahan tangis dan kesedihan menyaksikan proses pengabenan sang suami, Kadek Januarbawa (20).
Keduanya menjadi korban kecelakaan beruntun di Jalan Mayor Metra, Liligundi, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (27/6/2025) sore.
Baca Juga: Tragedi KMP Tunu Pratama: Satu Penumpang Asal Klungkung Belum Ditemukan, Keluarga Berharap Keajaiban
Namun sayang, sang suami mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di RSUD Buleleng.
Mirisnya lagi, keduanya dikabarkan baru saja melangsungkan pernikahan seminggu sebelum kejadian tragis tersebut.
Kini sang suami telah diaben pada Jumat, 04 Juli 2025.
Lia yang turut menjadi korban dalam kecelakaan maut itu tampak didorong dengan menggunakan kursi roda.
Baca Juga: Penjual Tahu Jadi Korban Pencurian Saat Tertidur di Teras Alfamart Denpasar, Tas Diembat Pelaku
Ia tampak menderita sejumlah luka akibat kecelakaan dan tak berdaya untuk berdiri.
Tangisnya pecah saat menyaksikan jasad sang suami tercinta untuk terakhir kalinya.
Video tersebut diunggah oleh akun @Kadek Darmini.
“Semua yang kita cintai dan kita sayangi suatu saat pasti akan meninggalkan kita, @Lia Damayanti pasti kuat semoga @Janu Arbw mendapatkan tempat terindah.
Sebelumnya, sebuah kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Mayor Metra, Liligundi, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (27/6/2025) sore.
Insiden mengerikan ini merenggut satu nyawa dan menyebabkan tiga orang lainnya luka-luka, termasuk seorang ibu hamil muda yang kini dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Protes karena Jalan Terhalang Material Bangunan, Pria di Bali Justru Kena Maki
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Berawal saat mobil Toyota Avanza DK 1026 FBJ yang dikemudikan oleh William G. Lumbantoruan (20), seorang mahasiswa asal Pematang Siantar, melaju dari arah Denpasar menuju Singaraja.
Diduga kuat karena mengantuk, William kehilangan kendali atas laju kendaraannya.
Mobil Avanza tersebut oleng ke kanan, masuk ke jalur berlawanan, dan memicu tabrakan beruntun yang tak terhindarkan.
"Mobil Avanza tersebut oleng ke kanan atau ke timur karena pengemudinya mengantuk. Di saat bersamaan, dari arah utara datang sepeda motor Vespa Sprint dan Honda Prima. Akibatnya terjadi kecelakaan beruntun," terang Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalinda Diaz, pada Sabtu (28/6/2025).
Dampak dari tabrakan beruntun ini sangat fatal. Pengendara Vespa Sprint, Kadek Januarbawa (20), warga Lingkungan Sangket, Sukasada, mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di RSUD Buleleng.
Baca Juga: Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi PKB dan Pasar Tradisional di Bali
Lebih memilukan lagi, istri Kadek yang juga penumpang Vespa, Putu Lia Damayanti (23), mengalami luka robek di kepala dan lutut.
Korban lainnya, pengendara Honda Prima DK 6102 SC, Ni Kadek Tirta Wiryani (45), warga Bekasi Barat, Jawa Barat, menderita luka robek di kaki kiri.
Sementara itu, William Lumbantoruan, pengemudi Avanza, mengalami luka lecet di tangan kanan dan juga dirawat di RSUD Buleleng.
Editor : Wiwin Meliana