Cerita Dua Pedagang di Pasar Dauh Pala Tabanan Saat Wapres Gibran Jadi Pembeli
IGA Kusuma Yoni• Sabtu, 5 Juli 2025 | 20:27 WIB
Kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Pasar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kabupaten Tabanan, Sabtu pagi (5/7)
BALIEXPRESS.ID – Kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Pasar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kabupaten Tabanan, Sabtu pagi (5/7), tidak hanya membuat pasar mendadak sesak.
Di balik kerumunan dan kehebohan, tersimpan kisah haru dan mengejutkan dari dua pedagang pasar: Bu Anggi dan Bu Rudi.
Salah satunya adalah Bu Anggi, pedagang bahan pokok asal Desa Gubug. Ia masih tak percaya bahwa lapaknya didatangi langsung oleh orang nomor dua di Indonesia.
“Saya baru tahu Pak Wapres datang pas mau buka lapak. Eh, tiba-tiba beliau mampir dan ngobrol sama saya. Kaget dan canggung rasanya,” ungkap Bu Anggi, masih dengan senyum sumringah.
Tak hanya ngobrol, Wapres Gibran juga membeli bawang merah dan bawang putih masing-masing dua kilogram dari lapak Bu Anggi.
Saat itu, Gibran mengatakan ia ingin mengecek harga kebutuhan pokok dan membandingkannya dengan pasar lain.
Di sisi lain pasar, Bu Rudi—nama akrab dari Yuli Suarmini, pedagang bubur asal Penebel—juga mengalami kejadian tak terduga.
Ia mengaku sempat grogi saat melihat Gibran berdiri di depan lapaknya.
“Saya sempat ragu. Tapi saya beranikan diri panggil, dan ternyata Pak Gibran mau mampir,” katanya dengan mata berbinar.
Gibran pun membeli 10 bungkus bubur Bali lengkap isi sayur urap, ayam betutu, kacang goreng, dan kuah ayam.
Bagi Bu Rudi, yang telah berjualan bubur sejak 26 tahun lalu, momen ini adalah pengalaman yang luar biasa.
“Saya jualan di sini dari anak pertama saya kelas 6 SD. Sekarang anak saya sudah 36 tahun. Semoga rezeki pedagang kecil seperti kami makin baik,” harapnya.
Kunjungan ini tak hanya membawa euforia, tapi juga harapan besar bagi para pedagang kecil.
Semoga kehadiran Wapres Gibran menjadi sinyal nyata bagi kesejahteraan para pelaku ekonomi rakyat. ***