Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemungutan Retribusi di Nusa Penida Dikeluhkan Wisatawan, Bupati Satria Siapkan Penataan Baru

I Dewa Gede Rastana • Senin, 7 Juli 2025 | 01:03 WIB
DITATA : Sistem pemungutan retribusi wisatawan di Nusa Penida.
DITATA : Sistem pemungutan retribusi wisatawan di Nusa Penida.

BALIEXPRESS.ID – Sistem pemungutan retribusi wisatawan di Pelabuhan Banjar Nyuh, Kecamatan Nusa Penida, kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, hingga kini pungutan masih dilakukan secara manual di pinggir jalan, yang dikeluhkan wisatawan karena membuat antre panjang dan ketidaknyamanan saat tiba di lokasi.

Hal tersebut mendapat perhatian serius dari Bupati Klungkung I Made Satria. Didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra dan Camat Nusa Penida, Bupati Satria langsung meninjau proses pemungutan retribusi tersebut, usai mengikuti aksi bersih-bersih pantai di kawasan pelabuhan, Minggu (6/7/2025).

Dalam tinjauannya, Bupati Satria mengaku prihatin melihat kondisi pemungutan yang dinilai kurang representatif karena dilakukan di ruas jalan. Selain menimbulkan antrean panjang, hal ini juga berpotensi mengganggu arus lalu lintas serta merusak kenyamanan wisatawan.

“Pemungutan retribusi di jalanan seperti ini menciptakan kesan kumuh, tidak nyaman, dan membuat wisatawan harus antre di bawah terik matahari. Ini berpotensi menurunkan citra pelayanan pariwisata kita,” ujar Bupati Satria.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya kini sedang menyiapkan skema penataan ulang dengan memindahkan lokasi pemungutan retribusi ke dalam kawasan pelabuhan. Proses koordinasi pun telah dilakukan, termasuk permohonan izin kepada Kementerian Perhubungan RI.

“Kami harap ke depan pemungutan retribusi bisa dilakukan di tempat yang lebih tertata dan layak, sehingga memberi kenyamanan bagi wisatawan sejak awal mereka menginjakkan kaki di Nusa Penida,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati Satria mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengkaji pola terbaik untuk sistem pemungutan yang lebih terintegrasi. Ia menyebut, jika skema One Gate One Destination diterapkan, maka setiap wisatawan akan dikenakan retribusi langsung di tiap-tiap objek wisata yang dikunjungi, bukan hanya di titik kedatangan.

Langkah evaluasi dan penataan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata di Nusa Penida dan menjaga kepercayaan wisatawan terhadap destinasi unggulan Kabupaten Klungkung tersebut. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati #retribusi #wisatawan #Penataan #nusa penida #Dikeluhkan