Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

AMOR ING ACINTYA! Bidan Puskesmas Karangasem II dan Anaknya Meninggal Diseret Arus Deras Sungai Pelintas

I Wayan Ananda Mustika Putra • Senin, 7 Juli 2025 | 13:20 WIB

Korban meninggal terseret arus sungai di Karangasem.
Korban meninggal terseret arus sungai di Karangasem.

BALIEXPRESS.ID – Kabar duka menyelimuti Karangasem setelah terungkapnya identitas korban ibu dan anak yang terseret arus deras Sungai Pelintas Dusun Gambang, Desa Seraya, pada Minggu (6/7) sore.

Korban ibu, Ni Luh Putu Surya Adnyani bukan Niluh Sutriadnyani seperti berita sebelumnya, ternyata adalah seorang bidan di UPTD Puskesmas Karangasem II.

Fakta menyedihkan ini terungkap melalui postingan di akun Facebook resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem.

Dalam unggahan tersebut, keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Ni Luh Putu Surya Adnyani, A.Md.Keb, beserta putranya.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Dumogi Amor Ing Acintya," tulis akun Dinkes Karangasem.  

Kronologi Mengerikan di Tengah Hujan Lebat

Ni Luh Putu Surya Adnyani dan putranya, Wayan Eka, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus sungai yang menggila.

Insiden tragis ini terjadi saat keduanya mencoba melintasi jembatan di tengah hujan lebat yang menyebabkan debit air Sungai Pelintas meningkat drastis dan meluap hingga ke jalan.

Menurut kesaksian warga, hujan deras telah mengubah Sungai Pelintas menjadi arus yang tak terkendali.

Tragisnya, saat Ni Luh dan Wayan Eka mencoba menyeberang, mereka tiba-tiba tersapu oleh kekuatan arus yang tak terelakkan.

Melihat kejadian mengerikan itu, warga sekitar dengan cepat melancarkan pencarian di sepanjang bantaran sungai.

Upaya heroik mereka membuahkan hasil, meski dengan kenyataan pahit.

Wayan Eka ditemukan lebih dahulu dalam kondisi tak bernyawa, dan tak lama kemudian, sang ibu menyusul ditemukan. Kedua jenazah saat ini dititipkan di RSUD Karangasem.

Ida Ketut Arimbawa, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, mengonfirmasi tragedi ini.

"Kedua korban sudah ditemukan, keduanya dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya sudah dibawa ke Puskesmas Karangasem II," ujarnya.  

Peringatan Keras Bahaya Sungai Pelintas

Tragedi ini bukan hanya sekadar berita duka, melainkan sebuah peringatan keras bagi seluruh masyarakat.

Sungai-sungai pelintas di kawasan Seraya, yang telah berulang kali menelan korban jiwa dalam beberapa tahun terakhir, kembali menunjukkan sisi gelapnya.

Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya peningkatan kewaspadaan, khususnya saat cuaca ekstrem dan hujan deras melanda.

Masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak memaksakan diri melintasi jalur air yang berpotensi membahayakan. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#terseret arus #ibu dan anak #bidan #puskesmas #karangasem #sungai #Ni Luh Putu Surya Adnyani