Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kepergian Niluh Surya Adnyani, Sosok Ramah dan Berdedikasi di Puskesmas Karangasem II

Wiwin Meliana • Senin, 7 Juli 2025 | 15:14 WIB

Mengenang Niluh Surya Adnyani, Bidan Ramah yang meninggal terseret arus sungai di Seraya Karangasem
Mengenang Niluh Surya Adnyani, Bidan Ramah yang meninggal terseret arus sungai di Seraya Karangasem

BALIEXPRESS.ID – Media sosial masih dipenuhi ungkapan duka dan kehilangan mendalam atas wafatnya Niluh Surya Adnyani, bidan yang dikenal ramah dan berdedikasi tinggi.

 Ia berpulang bersama putra semata wayangnya, Wayan Eka, setelah terseret arus deras Sungai Pelintas yang meluap di Dusun Gambang, Desa Seraya, Karangasem, Bali, pada Minggu sore (6/7/2025).

Baca Juga: Media Sosial Bali Dibanjiri Ungkapan Duka; Sosok Bidan Niluh Surya Adnyani di Mata Kerabat

Peristiwa tragis itu terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan air sungai meluap dan menutupi jembatan.

Dalam upaya menyeberang, arus deras secara tiba-tiba menyeret Niluh dan putranya hingga keduanya tak terlihat.

Warga yang menyaksikan kejadian itu segera melakukan pencarian.

Wayan Eka ditemukan lebih dulu dalam keadaan meninggal dunia, disusul sang ibu beberapa saat kemudian dalam kondisi serupa.

Baca Juga: Tragedi Selat Bali: Dua Jenazah Ditemukan, Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya!

Kabar kepergian Niluh Surya Adnyani menyebar cepat, menimbulkan kesedihan mendalam dari keluarga, rekan kerja, hingga masyarakat yang pernah ditolongnya.

 Sebagai bidan yang bertugas di Puskesmas Karangasem II, Niluh dikenal sebagai tenaga kesehatan yang telaten, tulus, dan hangat kepada siapa pun yang ia layani.

Di akun media sosial Facebook miliknya, @Surya Adnyani, almarhumah sering membagikan momen-momen kebersamaan dengan keluarga dan aktivitasnya sebagai bidan.

Ia merupakan lulusan Akademi Kebidanan Kartini dan berasal dari Seraya Timur, sebelum menikah ke wilayah Selat, Karangasem.

 Niluh dipersunting oleh seorang anggota TNI, dan dari pernikahan mereka dikaruniai seorang anak laki-laki, Wayan Eka, yang juga menjadi korban dalam peristiwa naas tersebut.

“Amor ing acintya ya Sur dan anandanya. Pengabdianmu di daerah sangat mulia. Semoga mendapat tempat terindah di sisi Tuhan. Selamat jalan teman sejawatku yang selalu ceria dengan logat medoknya,” tulis akun @Midwife Midwife, salah satu rekan sejawatnya di media sosial.

Baca Juga: Jembrana Lumpuh Diterjang Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Mengungsi!

Banyak yang mengenang sosok Niluh sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu memberikan pelayanan terbaik meski bekerja di wilayah pelosok.

Ungkapan duka mengalir dari berbagai kalangan, termasuk para ibu yang pernah ditolongnya saat persalinan hingga rekan kerja yang sehari-hari bersamanya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un… Amor ing acintya Luh @SuryaAdnyani. Kaget banget liat postingan ini, langsung komen karena gak percaya,” ungkap akun @Geg Diah Pratama dengan nada syok.

Kini, Niluh Surya Adnyani telah tiada. Namun jasa, dedikasi, dan senyum hangatnya akan selalu hidup dalam ingatan banyak orang yang mengenalnya. Sosoknya menjadi teladan tentang pengabdian tanpa pamrih di tengah masyarakat.

Editor : Wiwin Meliana
#terseret arus #bidan #meninggal #puskesmas #karangasem