Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Arya Wedakarna Soroti Banjir di Bali: Kita Tunggu Aksi Nyata Para Pejabat

Putu Ayu Aprilia Aryani • Senin, 7 Juli 2025 | 18:50 WIB

Arya Wedakarna Soroti Banjir di Bali
Arya Wedakarna Soroti Banjir di Bali

BALIEXPRESS.ID-Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali pada Minggu, 6 Juli 2025 menuai sorotan dari berbagai pihak, termasuk Senator DPD RI Arya Wedakarna (AWK).

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @aryawedakarna, AWK menanggapi kondisi banjir yang terjadi di berbagai titik.

Baca Juga: Disambut Meriah! Agung Ketut Rai Dapat Kalungan Gemitir dan Payungan dari Fans

Sejumlah daerah seperti Jalan Raya Blahkiuh (Badung), Jembatan Yeh Nu (Tabanan), dan wilayah lainnya yang dilaporkan terendam akibat hujan deras yang mengguyur Bali pada hari tersebut.

“Badung, Gianyar, Klungkung, Denpasar, Tabanan… Kita tunggu, apakah ada pejabat di daerah yg lsg terjun mencari 'sumber' banjir. Sekali lagi yg dicari dan disolusikan,” tulis AWK dalam unggahan yang dikutip Senin, 7 Juli 2025.

Unggahan ini langsung ramai disorot warganet. Banyak dari mereka mengungkapkan kekecewaan terhadap kinerja pemerintah daerah dan lambatnya penanganan banjir di Bali.

Baca Juga: Viral! Agung Ketut Rai Jual Kelapa Hasil Panen Sendiri, Tetap Sederhana di Tengah Popularitas

Beberapa warganet menyoroti minimnya aksi nyata dari pejabat dan pemerintah daerah dalam menangani banjir di Bali. Mereka menilai pemerintah belum menunjukkan gerakan konkret di lapangan.

“Desain trotoar yang membuat banjir, air tidak bisa masuk ke gorong. Nu masih sing ada action pejabat kadung jaen maan gaji bulanan sing ada action.” tulis akun @kadeksupaediputra

“Jgn salahkan cuaca, tpi salahkan pemerintah yg tidak becus ngurus banjir, sampah, macet dll, yg d pikirin hanyalah gmna biar cuan cuan dan cuan menyala.” ujar akun @pricilia_wardhani

Baca Juga: Pria Dihajar karena Ambil Singkong untuk Anak Yatim, Niluh Djelantik Siap Ganti

Ada juga yang menyampaikan bahwa banjir seharusnya bisa diantisipasi jika ada langkah preventif saat musim kemarau, seperti normalisasi drainase dan pembersihan saluran air.

“Banjir sudah musiman, namun tidak dijadikan pengalaman. Disaat musim kemarau dinas terkait tidak melakukan normalisasi drainase atau sungai, belum lagi karena sampah yg menyumbat … Kapan punya pemimpin yg gercep nanganin hal beginian.” komentar akun @gusadi.77

Namu nada juga warganet yang membandingkan kondisi Bali saat ini dengan Jakarta yang dikenal langganan banjir, mengisyaratkan bahwa Bali pun kini mulai mengalami hal serupa.

“Pidan Jakarta kene kaden di Bali sink bkal kene banjir n macet eh jani Bali nawang msh ngerasain banjir n macet care Jakarta.” ketik akun @sugiantiayu0

Baca Juga: Dapat Informasi Penemuan Kadek Oka, Keluarga Berangkat ke Jembrana

Selain kritik, ada pula komentar bernada membangun, yang mengajak pemerintah untuk lebih peduli sekaligus mengimbau masyarakat agar berhenti membuang sampah sembarangan.

“@kostergubernurbali @giri.prasta Bapak-Bapak pemimpin Bali yang baik tolong di atensi permasalahan banjirnya. Dan untuk warga Bali mari kita tidak membuang sampah lagi ke Tukad, Pangkung, got, pantai dan sebagainya.”  ketik akun @saktisurya_

Banjir yang terjadi ini menjadi pengingat akan pentingnya perbaikan sistem drainase, pengelolaan sampah, serta respons cepat dari pihak berwenang.

Masyarakat kini menanti aksi nyata dari para pemimpin daerah.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #AWK #banjir #pejabat