BALIEXPRESA.ID – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Wonoayu, tepat di depan SDN Wonoayu I, pada Sabtu malam (5/7) sekitar pukul 23.30 WIB.
Tiga pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa helm diduga dalam pengaruh alkohol, terlibat dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk. Satu orang meninggal dunia di tempat kejadian.
Korban meninggal diketahui berinisial I (31), warga Kecamatan Wringinanom, Gresik.
Ia merupakan salah satu penumpang di motor Honda Beat bernomor polisi W 5434 NDT yang dikendarai oleh VH (27), berboncengan dengan GS (37).
Menurut keterangan saksi mata, Doni, warga sekitar lokasi, ketiganya mengenakan pakaian serba hitam dan terlihat melaju tidak stabil dari arah timur menuju barat.
"Motor itu zig-zag dan coba menyalip truk, lalu melebar ke kanan sampai melewati marka. Akhirnya berserempetan dengan motor lain dari arah berlawanan," kata Doni, Minggu (6/7).
Motor yang ditabrak, bernopol W 5134 NED, dikendarai seorang perempuan. Akibat benturan tersebut, ketiga pria di Honda Beat terjatuh.
Nahas, korban I terlindas oleh ban belakang truk wing box L 9436 UR yang sedang melaju searah, dikemudikan oleh GHK (35).
Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal seketika di lokasi kejadian.
Sementara pengendara VH menderita luka serius dan langsung dibawa ke RS Anwar Medika Balongbendo. GS, penumpang lainnya, selamat tanpa luka berarti.
“Yang meninggal pakai jaket hitam. Dugaan kuat mereka dalam kondisi mabuk saat berkendara,” tambah Doni.
Pihak Satlantas Polresta Sidoarjo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi mata.
“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan, dan barang bukti telah diamankan,” ujar AKP Ony Purnomo, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk tidak mengemudi dalam keadaan mabuk dan selalu menggunakan helm demi keselamatan. (*)
Editor : Nyoman Suarna