BALIEXPRESS.ID – Dua orang yang dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, Bali, akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat, Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 01.15 Wita.
Pendaki tersebut diketahui merupakan seorang ibu bernama Astuti dan anaknya Resta. Meski dalam keadaan sehat, sang ibu dalam kondisi kedinginan.
Laporan hilangnya dua orang tersebut direspons cepat oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Lima personel diberangkatkan menuju lokasi dan memulai penyisiran lewat jalur yang diduga dilalui korban.
Tim bergerak dengan penuh kewaspadaan, menelusuri area hingga ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut (MDPL), dan sempat menemukan bekas makanan yang diduga milik korban.
Namun hingga pukul 16.45 Wita, tim SAR gabungan yang kembali ke Pura Batukaru belum menemukan keberadaan korban meski telah menyusuri beberapa percabangan jalur pendakian.
Harapan muncul malam harinya, sekitar pukul 19.00 Wita, ketika diterima informasi bahwa Astuti dan Resta telah bertemu dengan lima orang pendaki lain yang sedang melintas.
Rombongan tersebut kemudian membantu mengarahkan keduanya untuk kembali ke jalur aman.
Posisi mereka saat itu diketahui berada di Pos 3 jalur pendakian Pura Malen, di koordinat 8°19'54.4"S 115°04'57.4"E, dengan ketinggian sekitar 1.920 MDPL.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SAR langsung bergerak dari Pura Batukaru menuju Pura Malen.
Di tengah perjalanan, relawan dari Bali Ranger Community berhasil menjumpai kedua korban beserta para pendaki di titik koordinat 8°19'52.9"S 115°04'51.6"E pada ketinggian 1.845 MDPL.
Mereka kemudian turun bersama menuju Pura Malen. Proses evakuasi berakhir pada pukul 01.15 Wita dini hari.
Setelah dipastikan dalam keadaan baik, Astuti dan Resta pun diserahkan kepada pihak keluarga. (*)
Editor : I Made Mertawan