BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan tragis terjadi di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli, Bali, pada Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 08.30 Wita.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam setelah empat orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian.
Sebuah truk besar bermuatan semen dengan nomor polisi BK 8709 EM melaju tanpa kendali dari arah utara.
Baca Juga: Jalan Jebol Depan Pasar Bajera Tabanan Ganggu Akses Wisata, Kunjungan ke Ulun Danu Beratan Merosot!
Informasi di lapangan menyebutkan, truk tersebut sudah mulai tidak terkendali sejak di wilayah Palaktiying, Desa Landih, sekitar satu kilometer lebih dari lokasi kejadian di Bangklet.
“Di Palaktiying sudah menabrak mobil,” ungkap seorang warga setempat.
Berdasarkan data kepolisian, truk tersebut menabrak sejumlah kendaraan, yakni Suzuki APV, Isuzu Elf, Daihatsu Feroza, dan Toyota Avanza.
Baca Juga: Dukung Ranperda Ketenagakerjaan, Bupati Jembrana: Tenaga Kerja Lokal Harus Jadi Pemeran Utama
Selain itu, truk juga menghantam tiga rumah, satu warung, dan bahkan seorang pejalan kaki turut menjadi korban.
Empat orang dinyatakan tewas di tempat akibat kejadian ini. Mereka adalah Ni Nengah Rania,71, warga Palaktiying, Desa Landih; I Wayan Garsana,35, warga Payangan, Gianyar; I Nengah Resep ,70, warga Bangklet; serta sopir truk yang belum diketahui identitasnya secara lengkap.
Pasca kejadian, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bali, Kombes Pol Turmudi, langsung meninjau lokasi.
Baca Juga: Indosat Resmikan Gerai IM3 & 3Store New Look, Perluas Lebih dari 150 Titik Layanan di Bali Nusra
“Saya harus ke TKP untuk memastikan penanganannya sudah benar,” ujar Turmudi.
Ia menduga kecelakaan maut ini disebabkan oleh rem blong. Kondisi jalan yang menurun dan lurus diduga memperparah dampaknya.
Turmudi mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati.
Ia juga menekankan pentingnya pengecekan kendaraan secara berkala. Hal ini untuk memastikan kesiapan dan perlengkapannya.
“Saya juga mengimbau hindari penggunaan kendaraan yang sifatnya overload maupu overdimensi,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Bangklet, Nyoman Darsana, mengaku kaget saat kejadian berlangsung.
“Saya tidak melihat langsung, tapi dari jarak sekitar satu kilometer saya mendengar suara keras seperti ledakan bom,” ujarnya.
Darsana adalah pemilik rumah dan warung yang ditabrak truk hingga hancur.
“Kebetulan saat kejadian saya sedang tidak di rumah, tapi suara ledakannya sangat jelas terdengar,” tuturnya. (*)
Editor : I Made Mertawan