BALIEXPRESS.ID-Sebuah video yang memperlihatkan momen mengharukan saat pementasan Calonarang di Bali viral di media sosial.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @infodenpasarterkini.id, tampak sebuah mobil yang membawa orang sakit diizinkan melintas di tengah keramaian warga yang sedang menyaksikan pementasan upacara sakral tersebut.
Baca Juga: Dukung Ranperda Ketenagakerjaan, Bupati Kembang: Tenaga Kerja Lokal Harus Jadi Pemeran Utama
Yang membuat video ini menyentuh hati adalah sikap para pecalang dan warga setempat yang dengan sigap membuka jalan bagi mobil tersebut.
Meskipun pementasan tengah berlangsung dan dikelilingi penonton, para pecalang tidak menghalangi namun justru memberikan akses agar mobil bisa melintas dengan aman.
Hingga kini, lokasi dan waktu kejadian belum dapat dipastikan. Namun unggahan tersebut telah menuai gelombang pujian dan rasa hormat dari warganet.
Kolom komentar dipenuhi oleh ungkapan apresiasi dan kebanggaan terhadap nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Bali.
Banyak warganet menekankan bahwa kemanusiaan lebih utama dibanding apapun, termasuk prosesi keagamaan.
“Kemanusiaan di atas segalanya, jika beragama menghilangkan rasa kemanusiaan lebih baik tidak beragama.” Ujar akun @ngurahadi7
“Sehebat hebatnya keimanan pada Tuhan...tidak akan sehebat itu jika tidak berperikemanusiaan.... tetaplah menjadi orang Bali yg berkpribadian nak Bali.” Tulis akun @wididibali
Sebagian warganet lainnya menyoroti bagaimana nilai-nilai luhur ini ditanamkan sejak kecil dan merupakan bagian dari identitas orang Bali.
“BAGI KAMI ORANG BALI, selain diajarkan toleransi tinggi oleh orang tua, kemanusiaan di saat upacara berlangsung merupakan Berkat baik untuk kita dari Ida sane mesweca.” Ketik akun @oghek_tri
“Karna bagi kami setiap nyawa itu BERHARGA dan Ida gak akan marah jika upacara/acara tertunda sejenak.” Tulis akun @rahadiartini
Tak sedikit pula yang memberikan apresiasi atas tindakan penuh empati yang dilakukan oleh para pecalang dan warga.
“Matur sukseme semeton titi yang sareng sami.” Ketik akun @kadeksarining3
Editor : Wiwin Meliana