BALIEXPRESS.ID-Media sosial kembali digegerkan oleh aksi kontroversial wisatawan asing di Bali.
Sebuah video viral di platform X (Twitter) menampilkan seorang wanita asing telanjang bulat dengan lilitan kain putih dan seorang pria melakukan tindakan tak pantas di tempat umum.
Baca Juga: Direktur Urusan Agama Hindu Kemenag RI Tebar 1.000 Bibit Ikan di Hari Tumpek Uye
Lebih mengejutkan lagi, video tersebut dibagikan langsung oleh pasangan itu sendiri melalui akun dengan nama pengguna “Mrexperience”.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @denpasarcerita, tampak kedua warga asing tersebut menumpangi masing-masing sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang lainnya, yang identitasnya masih belum diketahui hingga kini.
Aksi itu menuai kecaman luas dari masyarakat, khususnya pengguna media sosial di Bali.
Video ini menjadi viral di berbagai platform digital dan memicu kemarahan warganet karena dianggap tidak menghormati norma dan budaya lokal.
Baca Juga: Mantan Prajurit Marinir TNI AL yang Bertempur di Rusia, Satria Kumbara Bantah Isu Kematiannya
Respons keras langsung berdatangan dari netizen Indonesia. Banyak yang mengecam aksi vulgar tersebut sebagai bentuk pelanggaran etika dan penghinaan terhadap kesakralan Bali.
“Tidak menghargai aturan di Bali.” tulis akun @aan_dyatmika
“Jangan di-like postingan kayak gini, mereka ini yang bikin Bali jadi jelek, kotor, padahal Bali di setiap jengkalnya, setiap are-nya adalah tempat sakral.” ujar akun @carolinemycarolina
Beberapa pengguna media sosial lainnya menilai bahwa kelonggaran terhadap wisatawan mulai berdampak negatif pada perilaku yang tidak pantas.
“Bali udah mulai ugal-ugalan, sembrono mentang-mentang boleh bukaan-bukaan jadi lama-lama naked aja boleh.” ketik akun @cantik_felly_q
“Deportasi, merusak pemandangan aja.” tulis akun @oliviawindiyanto
Kasus ini menambah daftar panjang perilaku tidak pantas yang dilakukan oleh turis asing di Bali.
Publik berharap aparat imigrasi dan kepolisian segera mengusut dan mengambil tindakan tegas, termasuk kemungkinan deportasi, terhadap para pelaku demi menjaga citra dan kesucian Bali sebagai destinasi spiritual dan budaya.
Pihak berwenang hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait video tersebut.
Namun, tekanan publik melalui media sosial terus meningkat seiring dengan meluasnya distribusi video dan kemarahan warganet.
Editor : Wiwin Meliana