Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tulis Buku 'Laku Samudra' Jro Panca ajak Pembaca lakukan Kontemplasi, Kutip dari Beberapa Lontar

I Putu Mardika • Senin, 14 Juli 2025 | 05:22 WIB

Jro Panca saat menunjukkan Buku Laku Samudra yang ditulisnya
Jro Panca saat menunjukkan Buku Laku Samudra yang ditulisnya
BALIEXPRESS.ID-Putu Agus Panca Saputra tak hanya menekuni dunia spiritual dan usada Bali secara tradisional. Namun pria yang dikenal dengan konten YouTube Taksu Poleng ini juga sukses menelorkan sebuah buku berjudul ‘Laku Samudra’.

Uniknya, Buku Laku Samudra bukan sembarang buku, melainkan sebagai nyanyian jiwa, sebuah lorong sunyi tempat jiwa menyelam dan pulang.

Lahir dari perenungan panjang dan laku pribadi penulis yang berguru langsung pada samudra  sebagai guru agung yang diam namun penuh makna.

“Buku ini mengajak kita menapaki jalur batin yang dalam dan jernih. Dalam setiap lembarnya, mengalir gelombang kesadaran yang menggugah dan menyejukkan,” kata pria yang akrab disapa Jro Panca ini.

Ia menjelaskan, dalam kehidupan yang bising, penuh hiruk-pikuk pencapaian dan pencarian di luar diri, Laku Samudra menjadi undangan untuk kembali bukan ke masa lalu, melainkan ke kedalaman diri sendiri.

“Buku ini adalah peta sunyi untuk mereka yang haus makna, rindu ketenangan, dan ingin menyelam lebih dalam dari sekadar permukaan hidup,” imbuhnya.

Dengan bahasa puitis namun tetap membumi, Jro Panca menyampaikan buah kontemplasi yang diperoleh dari menyatu dengan alam khususnya laut sebagai cermin batin.

Ia menuliskan bukan dari buku-buku lain, melainkan dari laku sejati, kutipan beberapa lontar dan dari dialog diam bersama samudra yang sabar dan luas, yang menyimpan rahasia kehidupan dan kelahiran, kematian, tangis dan ketenangan, kehilangan dan pemberian.

Lanjutnya, apa yang tertuang dalam halaman demi halaman dalam buku ini bukan teori semata. Ia lahir dari dialog batin, dari meditasi panjang di laut, dari tempan laku di tengan malam, dan dari percakapan hening dengan samudra.

“Saya menulis bukan karena saya tahu segalanya, melainkan karena saya ingin membagikan serpih" cahaya yang saya temukan dalam laku samudra. Saya menempatkan diri bukan sebagai Guru melainkan sebagai peziarah yang masih terus belajar, masih terus bertanya dan masih terus berproses,” sebutnya.

Jro Panca yakin setiap jiwa memiliki samudranya sendiri, buku ini ngajak pembaca untuk berjalan bersama, untuk hening sejenak, dan menyelami kembali ruang batin yang mungkin telah lama kita abaikan.

“Kepada para pembaca yang saya cintai buku ini saya titipkan sebagai pelita kecil di tengah samudra kehidupan. Sebarkanlah bila dirasa membawa terang, dan biarkan ia menjadi bagian dari jakan dharma yang senantiasa kita tapaki bersama,” ungkapnya.

Baca Juga: Pria 67 Tahun di Bangli Tak Tertolong setelah Jatuh dari Pohon Setinggi 20 Meter

Bagi yang berminat memesan, bisa langsung menghubungi Hp/wa: +62 896-9968-2777 atau +62 896-9969-7555 Harga per buah dibanderol Rp 99 ribu rupiah. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#buku #Laku Samudra #jro panca #Taksu Poleng #kontemplasi #Meditasi