BALIEXPRESS.ID – Pesta Kesenian Bali ke-XLVII/47 memasuki hari terakhir pagelaran.
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali mencatat omzet penjualan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kuliner tradisional selama ajang tahunan tersebut dibuka sejak Sabtu (21/7) sampai dengan Kamis (17/7) telah mencapai Rp. 4.736.969.000.
Demikian diungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Try Arya Dhyana Kubontubuh.
Baca Juga: Gubernur Koster Penuhi Janji, Jalan Nasional Amblas di Bajera Selesai Diperbaiki dalam 13 Hari
“Jumlah tersebut berasal dari dari 52 stand UKM kuliner tradisional Bali,” katanya, Jumat (18/7).
Sementara itu, Pameran Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali Bangkit yang digelar sepanjang PKB tahun 2025 ini mencatatkan total omzet penjualan mencapai Rp11.569.514.100 per Kamis (17/7).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menyampaikan bahwa nilai tersebut dihimpun dari dua lokasi utama pameran yakni di Ksirarnawa dan Ardha Candra, Taman Budaya Bali.
“Penjualan Pameran IKM Bali Bangkit hari Kamis, 17 Juli 2025, sebagai berikut: Ksirarnawa Rp277.665.500 dan Ardha Candra Rp84.730.000. Total omzet hari ini Rp362.395.500. Total omzet selama pameran Rp11.569.514.100,” bebernya, Jumat (18/7).
Pameran IKM Bali Bangkit menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PKB XLVII yang berlangsung sejak Sabtu (21/6) lalu.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku usaha lokal yang memamerkan produk unggulan seperti kain tenun, kerajinan perak, makanan olahan tradisional, dan produk kreatif berbasis budaya Bali.
Sementara, pada tahun 2024 lalu, gelaran PKB selama sebulan penuh tercatat menghasilkan dampak ekonomi mencapai Rp192,3 miliar bagi Kota Denpasar dan sekitarnya.
Selain itu, okupansi penginapan di sekitar lokasi acara juga meningkat hingga 20 persen.
Sebagaimana diketahui, PKB ke-47 resmi dibuka pada Sabtu (21/6) di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali.
Baca Juga: Bapang Barong Ket Duta Bangli Tak Masuk Tiga Besar, Banjir Dukungan dari Warganet
Tanda dimulainya ajang tahunan ini ditandai secara simbolis oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang memukul kendang, didampingi Gubernur Bali Wayan Koster memukul gong, serta Wakil Gubernur Bali yang memukul ceng-ceng.
PKB kali ini mengusung tema Jagat Kerthi Lokahita Samudaya: Harmoni Semesta Raya dan akan berlangsung hingga Sabtu (19/7).
Rangkaian PKB ke-47 ini akan resmi ditutup pada Sabtu (19/7) pukul 19.00 WITA di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali.
Baca Juga: Warga Dengar Suara Ledakan, Dua Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Atap
Dalam acara penutupan, akan dilangsungkan penyerahan penghargaan Wimbakara (lomba) untuk Juara I, II, III, dan Harapan, serta penghargaan Adhi Sewaka Nugraha bagi seniman pengabdi seni.
Acara penutupan juga akan dirangkaikan dengan peluncuran tema PKB XLVIII Tahun 2026.(***)
Editor : Rika Riyanti