BALIEXPRESS.ID — Jajaran Polsek Nusa Penida berhasil meringkus seorang warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam kasus pencurian di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Pelaku berinisial MFM, 33, berkebangsaan Belgia, diamankan hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima polisi.
Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kasus pencurian itu terjadi pada Kamis (17/7/2025) tengah malam dan dilaporkan ke Polsek Nusa Penida pada keesokan harinya, Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 08.30 Wita.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menurunkan Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat,” ujar AKP Kesuma Jaya, Jumat (18/7/2025).
Korban dalam kejadian ini adalah seorang pelajar asal Jerman berinisial FHF, 19, yang tengah menginap di sebuah penginapan di kawasan Nusa Penida. Menurut keterangan korban, saat itu ia sedang berada di bar penginapan bersama beberapa rekannya, termasuk pelaku. Ia meninggalkan tas miliknya di meja untuk mengobrol dengan orang lain.
Saat kembali ke meja, korban mencurigai adanya perubahan posisi barang-barangnya. Setelah memeriksa isi tas, ia mendapati uang tunai sebesar Rp842.000 telah hilang. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Petugas yang menyelidiki kasus ini kemudian menelusuri identitas rekan-rekan korban yang berada di lokasi kejadian. Tak berselang lama, petugas berhasil menemukan pelaku MFM yang diketahui menginap di tempat berbeda. Saat dilakukan penggeledahan, uang korban ditemukan di saku celana pelaku.
“Pelaku mengakui perbuatannya dan langsung mengembalikan uang tersebut kepada korban,” jelas Kapolsek.
Atas kejadian ini, AKP Kesuma Jaya mengapresiasi respons cepat warga yang turut membantu proses pelaporan. Ia juga mengimbau masyarakat serta para wisatawan di wilayah Nusa Penida agar selalu waspada terhadap barang bawaan dan tidak segan melapor bila mengalami tindak kejahatan.
“Kami akan terus menjaga keamanan di wilayah Nusa Penida, termasuk memberikan perlindungan kepada wisatawan. Kerjasama dan kewaspadaan semua pihak sangat diperlukan,” tegasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana