Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tujuh SD Negeri di Klungkung Akan Digabung Tahun Ini, Berikut Daftarnya!

I Made Mertawan • Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:05 WIB
Ilustrasi siswa baru.
Ilustrasi siswa baru.

BALIEXPRESS.ID – Menurunnya jumlah siswa di beberapa Sekolah Dasar (SD) negeri di Kabupaten Klungkung, Bali, mendorong Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) setempat mengambil langkah tegas.

Pada tahun ini, tujuh dinas setempat berencana melakukan regrouping atau penggabungan.

Hal ini dilakukan demi efisiensi dan kelangsungan proses belajar-mengajar.

Langkah ini pun mendapat dukungan dari Komisi III DPRD Klungkung.

Ketua Komisi, Komang Sutama, menyebutkan evaluasi menyeluruh mutlak dilakukan agar tujuan efisiensi tidak mengorbankan kualitas pendidikan.

“Disdik perlu mengevaluasi keberadaan sekolah yang jumlah siswanya sangat minim.

Lakukan evaluasi secara menyeluruh dengan prinsip efisiensi dan efektivitas, namun tidak sampai mengganggu proses pembelajaran,” ujarnya.

Namun, suara kehati-hatian disampaikan anggota Komisi III lainnya, Nengah Mudiana.

Politikus Partai Gerindra ini menyoroti potensi dampak sosial yang bisa muncul akibat penggabungan sekolah.

“Berangkat dari pengalaman, penggabungan sekolah terkadang menimbulkan tantangan, seperti jarak tempuh siswa menjadi lebih jauh, perbedaan budaya sekolah, hingga potensi protes dari masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Disdikpora Klungkung, Ketut Sujana, menjelaskan bahwa regrouping akan difokuskan di Kecamatan Banjarangkan dan Nusa Penida.

Beberapa SD di Kecamatan Banjarangkan yang akan digabung meliputi SD Negeri 1 Negari yang digabung ke SD Negeri 3 Negari.

SD Negeri 2 Negari ke SD Negeri 3 Banjarangkan, serta SD Negeri 2 Tihingan ke SD Negeri 3 Tihingan.

Sementara itu, di Kecamatan Nusa Penida, penggabungan dilakukan terhadap SD Negeri 2 Tanglad ke SD Negeri 1 Tanglad, SD Negeri 2 Sekartaji ke SD Negeri 1 Sekartaji.

SD Negeri 6 Ped ke SD Negeri 2 Ped, dan SD Negeri 3 Kutampi ke SD Negeri 5 Kutampi.

Total terdapat tujuh SD Negeri yang akan digabungkan dalam program regrouping tahun 2025 ini.

“Regrouping dilakukan terhadap sekolah yang jumlah siswanya di bawah 60 orang,” terang Sujana. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#sekolah minim siswa #regrouping #klungkung #nusa penida