Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terlibat Keributan di Bar Kawasan Nusa Penida, Tiga WNA dan Dua WNI Diamankan, Begini Endingnya

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 20 Juli 2025 | 22:17 WIB
MEDIASI : Aparat kepolisian mengamankan perkelahian antara tiga WNA dan dua WNI di sebuah bar kawasan Banjar Nyuh, Nusa Penida, Sabtu malam (19/7/2025).
MEDIASI : Aparat kepolisian mengamankan perkelahian antara tiga WNA dan dua WNI di sebuah bar kawasan Banjar Nyuh, Nusa Penida, Sabtu malam (19/7/2025).

BALIEXPRESS.ID – Keributan terjadi di salah satu bar di kawasan Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu malam (19/7/2025).

Insiden ini melibatkan tiga Warga Negara Asing (WNA) dan dua Warga Negara Indonesia (WNI), yang sempat terlibat adu mulut hingga perkelahian fisik sebelum akhirnya diamankan pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun, keributan bermula ketika dua WNI, yakni Adrianto asal Samarinda dan Daniel Musa asal Maluku Tengah, datang ke bar tersebut untuk bersantai dan bermain biliar. Tak lama berselang, tiga WNA yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol turut datang ke lokasi dan bergabung menikmati suasana malam.

Ketiga WNA tersebut masing-masing diketahui bernama Carl Stephen (Irlandia), Thomas Stig Allan Andersson (Swedia), dan Mitchell Gordon (Australia). Ketegangan mulai muncul ketika terjadi cekcok antara kedua kelompok.

Adu mulut berubah menjadi aksi saling dorong, membuat pihak manajemen bar turun tangan dan meminta para tamu yang terlibat untuk meninggalkan lokasi.

Namun, saat dua WNI hendak meninggalkan tempat, ketiga WNA justru menolak keluar dan menyatakan keberatan atas teguran staf bar. Situasi pun memanas dan berujung perkelahian antara kedua pihak.

Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, personelnya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan, dan mengamankan seluruh pihak yang terlibat ke Mapolsek Nusa Penida.

"Langkah cepat kami ambil untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh dan menjaga keamanan kawasan wisata Nusa Penida," ujar AKP Kesuma Jaya, Minggu (20/7/2025).

Ia menambahkan, setelah dilakukan klarifikasi dan mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Tidak ada laporan resmi yang diajukan ke pihak kepolisian.

“Untungnya tidak ada korban luka serius. Semua pihak bisa menerima penyelesaian secara damai dan kembali ke tempat masing-masing,” imbuhnya.

Pihak kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat lokal dan wisatawan asing untuk menjaga ketertiban dan saling menghormati selama berada di wilayah Nusa Penida, demi kenyamanan bersama.

"Kawasan ini adalah destinasi wisata yang harus dijaga bersama. Kami harap kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas Kapolsek. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#mediasi #keributan #wna #nusa penida #wni