Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemkab Tabanan Siapkan Parkir Baru di Jatiluwih, Kebutuhan Anggaran Tak Main-Main

IGA Kusuma Yoni • Senin, 21 Juli 2025 | 14:31 WIB

 

Matekap menjadi salah satu atraksi saat pembukaan Festiva Jatiluwih, Sabtu (19/7/2025).
Matekap menjadi salah satu atraksi saat pembukaan Festiva Jatiluwih, Sabtu (19/7/2025).

BALIEXPRESS.ID- Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih sebagai salah satu tulang punggung industri pariwisata di Kabupaten Tabanan, memiliki PR yang harus diselesaikan.

Persoalan itu terkait dengan terbatasnya lahan parkir di DTW yang berlokasi di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel tersebut.

Hala ini berdampak terhadap aktivitas kunjungan. Jika terjadi lonjakan kunjungan, kendaraan parkir di pinggir jalan. Hal ini tentunya memicu terjadinya kemacetan di kawasan DTW Jatiluwih.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, saat membuka Festival Jatiluwih pada Sabtu (19/7/2025) mengakui lahan parkir di Jatiluwih masih menjadi permasalahan yang harus dicarikan solusinya.

“Masalah parkir di DTW Jatiluwih, sampai saat ini memang masih menjadi PR yang harus diselesaikan oleh Pemkab tabanan, karena lahan parkir ini merupakan bagian terpenting dari industri pariwisata,” jelasnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah sempat melakukan berdiskusi dengan Manager DTW Jatiluwih agar mencarikan lahan parkir yang tidak mengganggu eksotik panorama. “Parkir ada, alam juga tetap terjaga,” pesan Sanjaya.

Terkait parkir ini, rencananya lahan parkir akan disiapkan di sekitar Pura Luhur Pucak Petali, sekitar 1 kilometer dari lokasi DTW Jatiluwih.

Untuk memudahkan akses wisatawan, pengelola akan menyiapkan shuttle sebagai transportasi antar-jemput dari lokasi parkir ke kawasan wisata.

“Untuk target, mudah-mudahan tahun 2026 sudah terealisasi karena saya juga baru dilantik empat bulan,” imbuhnya.

Adapun estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk membangun lahan parkir tersebut diperkirakan mencapai Rp20 hingga Rp30 miliar.

Mengingat besarnya kebutuhan dana, pihaknya berencana menggandeng Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk mendukung pembiayaan proyek ini.

“Nanti kami berkolaborasi, semoga kami juga bisa minta bantuan ke pemerintah pusat agar lebih lancar lagi. Saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur meminta bantuan ke pemerintah pusat lewat BKK (Bantuan Keuangan Khusus),” harapnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Jatiluwih #lahan parkir #tabanan