Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ibunda Berpulang, Wali Kota Denpasar Jaya Negara Kenang Sosok Wanita Tangguh dan Mandiri 

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 21 Juli 2025 | 13:10 WIB
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di samping foto ibunda Jero Samiarsa.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di samping foto ibunda Jero Samiarsa.

BALIEXPRESS.ID- Jero Samiarsa, ibunda Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara berpulang pada Kamis (17/7/2025).

Jero Samiarsa diketahui meninggal akibat gangguan jantung. Rencananya puncak upacara palebon akan dilaksanakan pada 4 Agustus 2025.

Jaya Negara mengaku, ibundanya sempat dirawat di rumah sakit sejak tiga hari sebelum berpulang.

Hal ini karena kondisi kesehatannya sudah menurun setelah sejak tiga tahun divonis jantungnya terganggu.

Sempat akan dilakukan penanganan namun menurut dokter akan beresiko.

“Dalam perjalanan tiga tahun tetap bertahan, tapi ada gulanya yang meningkat di samping itu ada infeksi, jadi tidak ada hanya ginjal, jadinya larinya ke paru-paru, akhirnya ini yang menganggu pernapasannya,” ujarnya.

Jaya Negara kini mempersiapkan upacara palebon. Diawali dengan nyiramin pada 20 Juli 2025, ngaskara pada 2 Agustus 2025, dan terakhir puncak upacara ngaben pada 4 Agustus 2025.

Sepeninggal sang ibu, tentunya memberikan duka mendalam bagi keluarga Jaya Negara.

Ibunya dikenal sebagai sosok perempuan tangguh dan sangat mandiri, hingga di usia senja tidak pernah mau menyulitkan anaknya.

Jero Samiarsa menghidupi keluarganya dengan menjadi serati banten yang menerima pesanan dari semeton Arya Wang Bang Pinatih di seluruh Bali dengan dibantu 8 lansia. 

Apalagi sejak kepergian sang suami, Gusti Ngurah Gde Sutedja tahun 1986, wanita yang berpulang di usia 90 tahun ini tetap menghidupi anak-anaknya.

“Beliau wanita tangguh. Makanya dalam kondisi sakit beliau tidak pernah mengeluh sakit. Saat ditanya apanya yang sakit selalu bilang tidak apa-apa, sudah sehat kok. Setiap saya datang, sesakit apapun pasti beliau berdiri biar nggak diajak ke rumah sakit,” papar Wali Kota Denpasar dua periode tersebut. 

Jero Samiarsa meninggalkan 9 anak yang tiga di antaranya begitu akrab di telingan publik, seperti I Gusti Ngurah Jaya Negara yang menjadi Wali Kota Denpasar.

Kemudian I I Gusti Ayu Bintang Darmawati, sempat menjadi menteri, dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Bali.

Tentunya hal ini diakui tidak terlepas dari sentuhan tangan dari sang ibu.

“Ya, tiang sangat bangga, sampai sekarang beliau tidak membebani anak-anaknya. Bahkan tabungan untuk prosesi ini (pelebon) sudah disiapkan,” ucap Sekretaris DPD PDIP Bali tersebut.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih atas ucapan belasungkawa dari semua pihak,  baik lewat karangan bunga, maupun datang langsung ke kediamannya.

“Semoga ibu mendapat tempat yang layak. Jika ada pihak-pihak yang pernah dikecewakan atau dirugikan saya minta maaf. Intinya tiang minta doa restu agar beliu mendapat tempat yang layak,” imbuhnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Jaya Negara #wali kota denpasar