BALIEXPRESS.ID-Keributan yang melibatkan sejumlah warga pendatang kembali terjadi di kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, pada Minggu malam, 20 Juli 2025.
Aksi perkelahian yang sempat terekam video itu memicu kepanikan pengunjung dan membuat suasana malam menjadi mencekam.
Baca Juga: Dibully Netizen Soal Jalan Ambles, Koster: Terima Kasih, Jadi Penyemangat Kerja
Belum diketahui pasti penyebab keributan, namun menurut keterangan sumber di lokasi, sejumlah pemuda tiba-tiba terlibat cekcok mulut yang berujung pada aksi saling pukul.
Bahkan, beberapa di antara mereka melempar batu ke arah jalan, memicu kekhawatiran warga dan pengunjung lainnya yang tengah bersantai di sekitar area lapangan.
Video kejadian ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @agathaliem_ dan kemudian viral setelah dibagikan ulang oleh akun @kutaselatannews.
Baca Juga: Pemkab Tabanan Siapkan Parkir Baru di Jatiluwih, Kebutuhan Anggaran Tak Main-Main
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah remaja yang sedang nongkrong mendadak terlibat pertengkaran fisik.
Suasana yang awalnya tenang berubah menjadi ricuh, bahkan keributan meluas hingga melibatkan lebih banyak orang dan berpindah ke beberapa titik di sekitar area lapangan.
Beruntung, keributan tersebut tidak berlangsung lama. Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Denpasar, Linmas, dan aparat dari Polsek Dentim dengan sigap mendatangi lokasi dan berhasil melerai pertikaian serta mengamankan beberapa pemuda yang diduga sebagai pemicu keributan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait motif atau pemicu keributan.
Baca Juga: Jalan Bajera Dibuka, Gubernur Koster Janji Perbaiki Jalan Alternatif yang Rusak
Sontak saja, video tersebut memancing kemarahan warganet di media sosial.
Mereka menuntut agar pihak berwenang menindak tegas para oknum pembuat ulah agar tidak meresahkan warga.
“Selalu terjadi, gak aman lagi, kayak apparat sing ade artinya,” tulis akun @putra_belonk.
“Pulangkan saja semua dan jangan lagi kasi tempat tinggal dan bekerja di Bali, biar mereka pulang dan bangun daerah sendiri,” tulis akun @edi_w75.
Editor : Wiwin Meliana