Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

TERUNGKAP! Emosi Gagal Top Up, Pria di Lembongan Aniaya Dua Pedagang Lalapan

Wiwin Meliana • Senin, 21 Juli 2025 | 17:51 WIB

Pria diduga pelaku penganiayaan dua pedagang warung lalapan di Lembongan diamankan polisi
Pria diduga pelaku penganiayaan dua pedagang warung lalapan di Lembongan diamankan polisi

BALIEXPRESS.ID-– Aksi penganiayaan terjadi di sebuah warung lalapan yang terletak di Banjar Pegadungan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 01.00 Wita.

 Pelaku, seorang pria berinisial IPEM (36), menyerang dua pedagang yang saat itu sedang melayani di warung milik korban.

Baca Juga: GERCEP! Pelaku Penganiayaan di Warung Lalapan Nusa Lembongan Diamankan Polisi

Dini hari itu, pelaku datang ke warung lalapan yang berada tak jauh dari Jembatan Kuning Lembongan bersama seorang teman wanitanya.

 Ia meminta top-up saldo aplikasi DANA, namun karyawan warung mengatakan saldo tidak tersedia dan menyarankan pelaku untuk mencoba ke tempat lain.

Pelaku kemudian pergi, namun tidak lama berselang ia kembali ke warung dalam kondisi emosi tinggi.

Diduga karena tempat lain juga tidak bisa melayani pengisian saldo, pelaku meluapkan kemarahannya kepada karyawan warung.

Baca Juga: Penganiayaan di Warung Soto Lamongan Nusa Lembongan Terekam CCTV, Pemilik dan Karyawan Jadi Korban

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menampar wajah Hendra Setiawan (22), mencekiknya, lalu memukulinya secara brutal.

Tak hanya itu, pelaku juga menyerang Moh Khabibullah (25), dengan cara menjambak rambutnya dan membenturkan kepalanya ke meja.

Tidak berhenti di situ, pelaku bahkan sempat mengambil botol kaca dan memukulkannya ke rombong warung, merusak sebagian fasilitas dagang milik korban.

Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri dari lokasi.

Rekaman CCTV yang merekam jelas kejadian tersebut kemudian viral di media sosial, setelah dibagikan oleh akun @jagadirijagakeluargajaganegara, dan menuai kecaman luas dari warganet.

Mendapat laporan dari korban, Unit Reskrim Polsek Nusa Penida yang dipimpin oleh PS. Kanit Reskrim Iptu I Putu Feri Seputra, S.H., M.H., bersama PS. Panit 3 Unit Reskrim Aiptu I Ketut Wiratna, S.H., langsung menuju TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Baca Juga: Erika Carlina Umumkan Hamil 9 Bulan di Luar Nikah, Bagikan Momen Saat USG, Warganet Kirim Dukungan

Dari hasil penyelidikan, pelaku IPEM berhasil ditangkap di rumahnya beberapa jam kemudian dan langsung diamankan ke Polsek Nusa Penida untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara serius dan profesional.

“Kami tidak mentolerir segala bentuk kekerasan. Pelaku sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung. Sementara kedua korban sudah memberikan keterangan resmi kepada penyidik.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pedagang #top up #Lembongan #penganiayaan #gagal