Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kasus Rabies Terkendali di Tabanan, tapi Enam Desa Masih Masuk Zona Merah

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 26 Juli 2025 | 14:54 WIB
Vaksinasi rabies dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan.
Vaksinasi rabies dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan.

BALIEXPRESS.ID- Sampai pertengahan Juli 2025, Kabupaten Tabanan menempati peringkat terakhir di Bali dalam jumlah kasus rabies yang terkonfirmasi positif, yakni urutan ke-9 dari sembilan kabupaten/kota.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan, Gde Eka Parta Ariana, menjelaskan bahwa pengendalian rabies di Kabupaten Tabanan sudah efektif.

Hal ini bisa dilihat dari jumlah zone rabies di Tabanan sudah menurun jika dibandingkan dengan dua tahun lalu.

“Saat ini di Tabanan terdapat enam desa berstatus zona merah akibat kasus gigitan hewan penular rabies (HPR), namun seluruhnya telah ditangani dengan cepat melalui vaksinasi darurat, dan belum terjadi kasus berulang di lokasi tersebut,” jelasnya Jumat (25/7).

Hingga saat ini, cakupan vaksinasi rabies di Kabupaten Tabanan telah mencapai 43,53 persen dari total populasi HPR sebanyak 54.726 ekor.

Beberapa wilayah bahkan telah melampaui target ideal 70 persen, seperti Kecamatan Tabanan (77,37 persen), Baturiti (74,87 persen), dan Marga (71,59 persen).

Sementara di wilayah lain, tim vaksinasi dari UPTD Puskeswan terus bergerak secara intensif untuk memperluas cakupan.

“Target kami di akhir Juli bisa menyentuh 50 persen. Sepanjang belum ada arahan dari pusat untuk fokus ke vaksinasi PMK, kami tetap prioritaskan rabies,” lanjutnya.

Selain terus menggalakan vaksinasi rabies ke 10 Desa di Kabupaten Tabanan, Parta Ariana juga mengimbau masyarakat untuk terlibat aktif dalam pencegahan rabies.

Tiga langkah sederhana namun krusial bisa diterapkan, seperti melakukan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan, mengontrol pergerakan hewan penular rabies, dan tidak melepasliarkan anjing di lingkungan sekitar.

“Rendahnya kasus rabies di Tabanan saat ini menjadi modal kuat untuk terus menekan penyebaran virus mematikan tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah dan kesadaran masyarakat menjadi kunci penting mewujudkan Tabanan yang bebas rabies,” tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#rabies #vaksinasi #zona merah #tabanan