BALIEXPRESS.ID– Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di sejumlah masjid di Kabupaten Buleleng dan kini semakin meresahkan masyarakat.
Dua remaja terekam kamera CCTV membobol kotak amal di sedikitnya empat lokasi berbeda.
Baca Juga: Bimtek Nasional PDIP Digelar di Bali, Tak Bahas Kongres atau Kasus Hasto Kristiyanto
Kabar ini mencuat setelah akun Facebook Khoirudin Bin Husni Usman membagikan enam rekaman CCTV dari beberapa masjid di wilayah Buleleng.
Dalam video tersebut, tampak jelas dua remaja melakukan aksi pencurian.
Salah satunya bahkan terekam masuk ke dalam masjid mengenakan baju putih, lalu mengangkat dan membawa kabur kotak amal.
Beberapa lokasi yang disebut menjadi sasaran pencurian antara lain Masjid Kuna Keramat di Kelurahan Kampung Kajanan, Masjid Nurul Mubin di Kelurahan Kampung Singaraja, serta Masjid Al Ikhlas di Desa Temukus.
Baca Juga: Sempat Dikeluhkan Warga, Bangunan Liar di Jogging Track Padang Galak Dibongkar
Pengurus masjid lainnya juga melaporkan kejadian serupa, memperkuat dugaan bahwa aksi ini telah dilakukan secara berulang dan terencana.
Unggahan video yang dibagikan Khoirudin pun langsung viral, sudah dibagikan 78 kali dan mendapat puluhan komentar dari warganet yang geram dengan aksi para pelaku.
“Tunggu tanggal mainnya, pasti kena,” tulis salah satu akun.
“Bahaya niki. Harus ada tindakan segera,” komentar akun lainnya.
Aksi ini turut mendorong sejumlah pengurus masjid mengusulkan pemasangan kamera CCTV tambahan untuk memperketat pengawasan di area sekitar tempat ibadah.
Warga juga saling mengingatkan lewat grup WhatsApp dan media sosial agar lebih waspada.
Dari informasi yang dihimpun, identitas salah satu pelaku diketahui. Remaja tersebut diketahui berusia 17 tahun, dan diduga telah beberapa kali melakukan aksi pencurian serupa.
Baca Juga: Bertengkar dengan Pacar, Bule Australia Nekat Lompat dari Lantai 3 Hotel di Denpasar
Namun karena masih di bawah umur, proses hukum terhadapnya sebelumnya kerap tidak berlanjut.
Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dimintai keterangan menyatakan masih akan menelusuri laporan tersebut.
“Saya cek dulu ya, apakah ada laporan terkait hal itu,” ujarnya singkat, Minggu (28/7).
Editor : Wiwin Meliana