Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Peringati Hari Anak Nasional 2025, Bangli Tekankan Literasi Digital untuk Anak

I Made Mertawan • Kamis, 31 Juli 2025 | 14:50 WIB
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB), Kantor Bupati Bangli, Rabu (30/7/2025).
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB), Kantor Bupati Bangli, Rabu (30/7/2025).

BALIEXPRESS- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Kabupaten Bangli, Bali, tahun 2025 berlangsung penuh makna.

Mengusung tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan dipusatkan di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB), Kantor Bupati Bangli, Rabu (30/7/2025).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, digelar pula seminar bertema "Literasi Digital Internet Sehat Menuju Anak Cerdas"

Seminar ini menjadi wadah edukasi bagi anak-anak untuk memahami dunia digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Sedana Arta dalam sambutannya menegaskan bahwa anak-anak merupakan karena Tuhan Yang Maha Esa yang wajib dijaga.

Setiap anak punya hak untuk tumbuh tanpa kekerasan dan diskriminasi. 

Ia juga mengingatkan bahwa peringatan HAN tak sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk mengingatkan semua pihak bahwa anak-anak adalah aset yang harus dijaga, dibimbing, dan dilindungi, terlebih di era digital saat ini, di mana anak-anak semakin akrab dengan internet sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

“Internet telah menjadi bagian dari keseharian mereka, sebagai sumber belajar, hiburan, hingga interaksi sosial,” jelas Sedana Arta.

Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, seminar literasi digital digelar guna membekali anak-anak dengan pengetahuan dan kesadaran tentang hak, kewajiban, dan risiko di ruang digital.

Pemka Bangli pun menegaskan komitmennya terhadap perlindungan anak, yang dibuktikan dengan status sebagai Kabupaten Layak Anak.

Sedana Arta menegaskan bahwa upaya ini akan terus ditingkatkan demi pemenuhan hak-hak anak secara optimal.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali, Ni Luh Gede Yastini hadir sebagai narasumber dalam seminar.

Ia menyoroti pentingnya literasi digital sebagai bekal utama anak-anak untuk menghadapi era informasi yang terus berkembang.

Katanya, anak-anak perlu dibekali pemahaman teknologi yang sehat agar tumbuh menjadi generasi cerdas dan tangguh di masa depan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#literasi digital #hari anak nasional #bangli #sedana arta