BALIEXPRESS.ID - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang digelar oleh DPC Peradi Pergerakan Denpasar Raya bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai resmi dimulai pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Bertempat di ruang kelas internasional, Gedung Pascasarjana Universitas Ngurah Rai, sesi perdana PKPA ini langsung diisi oleh advokat senior dan figur publik ternama Hotman Paris Hutapea.
Dengan gaya khasnya yang lugas dan sarat pengalaman, Hotman Paris selama lebih dari dua jam menyampaikan materi mengenai teknik wawancara dengan klien.
Teknik itu adalah sebuah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap advokat profesional.
"Keberhasilan membangun hubungan kerja dengan klien sangat ditentukan sejak sesi wawancara awal. Di sinilah peran teknik wawancara menjadi sangat vital," ujar Hotman yang telah berkecimpung di dunia advokat selama lebih dari empat dekade.
Ia juga membagikan sejumlah strategi dan pendekatan praktis dalam menghadapi klien.
Mulai dari tahap persiapan, hingga pelaksanaan wawancara.
Pengalaman-pengalaman pribadinya di ruang praktik hukum menjadi bumbu utama yang menjadikan penyampaian materinya begitu hidup dan mudah dicerna.
Sesi tanya jawab yang berlangsung usai pemaparan materi juga berlangsung interaktif.
Para peserta PKPA aktif mengajukan pertanyaan.
Lalu, dijawab langsung oleh Hotman dengan antusiasme dan gaya khasnya yang penuh energi.
Menutup sesi, Hotman Paris menyatakan dirinya merupakan bagian dari organisasi Persaudaraan Profesi Advokat Nusantara (Peradi Pergerakan).
Ia mendorong para peserta PKPA untuk bergabung dalam organisasi tersebut, khususnya melalui DPC Peradi Pergerakan Denpasar Raya.
“Peradi Pergerakan adalah organisasi advokat yang kredibel dan layak untuk menjadi pilihan para calon advokat,” katanya sambil menunjukkan kartu anggota Peradi Pergerakan miliknya. (*)
Editor : I Gede Paramasutha