Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penumpang Meninggal di Atas Kapal, KMP Bontang Express 2 Putar Balik ke Pelabuhan Gilimanuk

I Gde Riantory Warmadewa • Selasa, 5 Agustus 2025 | 13:58 WIB
Petugas melakukan evakuasi jenasah Syahroni,55 yang ditemukan meninggal dunia di atas KMP Bontang Express 2, Senin (4/8/2025).
Petugas melakukan evakuasi jenasah Syahroni,55 yang ditemukan meninggal dunia di atas KMP Bontang Express 2, Senin (4/8/2025).

BALIEXPRESS.ID – Seorang penumpang KMP Bontang Express 2, Syahroni, 55, warga Dusun Langgudi, Desa Ujung Piring, Bangkalan, Jawa Timur, meninggal dunia saat kapal dalam pelayaran dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Senin (4/8/2025) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 Wita. Syahroni yang merupakan penumpang bus PO Titian Mas nopol EA 7526 A, sebelumnya dilaporkan pingsan sesaat setelah menggunakan kamar mandi kapal.

Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 02.20 Wita saat KMP Bontang Express 2 yang dinakhodai Nafiul Anam bersiap meninggalkan Dermaga MB 2 Pelabuhan Gilimanuk.

Salah satu penumpang kemudian melapor kepada kru bahwa ada pria pingsan di atas kapal.

“Kru kapal langsung memberikan pertolongan pertama dengan oksigen portabel dan menandu korban ke ambulans. Nakhoda memutuskan untuk putar balik ke Gilimanuk,” ujar Suparta.

Setibanya di dermaga, korban langsung diperiksa petugas Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Denpasar, Farsiskus Xavarius.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Syahroni telah meninggal dunia.

Keterangan dari anak korban, Hamzah, 23, menyebutkan bahwa ayahnya sebelumnya bekerja sebagai kuli bangunan di Sumbawa.

Selama beberapa hari terakhir, korban mengeluhkan sesak napas. Mandor tempatnya bekerja pun menyarankan untuk pulang kampung guna berobat.

“Pada Minggu (3/8/2025) pukul 04.00 Wita, korban berangkat dari Sumbawa dengan bus yang sama. Saat berada di kapal, sekitar pukul 02.20 Wita, beliau ke kamar mandi, lalu merasa lemas dan pingsan setelah buang air besar,” terang Suparta.

Pihak keluarga yang diwakili Hamzah telah menerima kejadian tersebut dan meminta bantuan pemulangan jenazah ke rumah duka di Desa Gombeng Sari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

“Sekitar pukul 06.30 Wita, jenazah diberangkatkan menggunakan kendaraan nopol DK 1481 KA dan diseberangkan dengan KMP Trisila Bakti dari Dermaga MB 2 menuju Banyuwangi untuk dimakamkan,” pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#penumpang meninggal #penumpang kapal #pelabuhan gilimanuk