Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra Wafat, Dikenang sebagai Tokoh Spiritual dan Pemimpin Penuh Integritas

I Wayan Ananda Mustika Putra • Selasa, 5 Agustus 2025 | 16:21 WIB

Pedanda Gede Sadhawa Jelantik selama hidup.
Pedanda Gede Sadhawa Jelantik selama hidup.

BALIEXPRESS.ID– Bali berduka atas wafatnya salah satu tokoh spiritual dan mantan pemimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bali, Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra. Beliau meninggal dunia pada usia 86 tahun di Geriya Sedawa, Desa Adat Tegal Tugu, Gianyar, pada Kamis, 31 Juli, sekitar pukul 13.00 WITA.

Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra, yang saat masih walaka bernama Ida Bagus Putu Wesnawa, dikenal luas sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi, idealisme, dan dedikasi luar biasa baik dalam organisasi maupun kehidupan spiritual.

Baca Juga: Benarkan 5 Agustus 2025 Jadi Salah Satu Hari Terpendek di Bumi? Begini Penjelasan Ilmiah dan Dampaknya

Adik almarhum, Ida Bagus Sedhawa, menuturkan bahwa banyak sahabat mengenal almarhum sebagai figur spiritual dan pendidik yang disegani.

 "Beliau memiliki idealisme, integritas, dan dedikasi tinggi, baik dalam organisasi maupun kehidupan spiritual," jelas Ida Bagus Sedhawa, Senin (4/8).

Semasa memimpin DPD PDIP Provinsi Bali, kepemimpinan beliau dikenal harmonis dan berjalan baik.

Menurut Ida Bagus Sedhawa, almarhum meninggal dunia murni karena faktor usia.

Berita duka ini sontak mengundang perhatian dari berbagai kalangan, termasuk sejumlah tokoh nasional.

Baca Juga: Waduh, Warga di Kota Bangli Kesulitan Dapatkan Gas Elpiji 3 Kg

Sejumlah tokoh nasional dari PDIP terlihat datang melayat ke Geriya Sedawa.

Di antara mereka adalah mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Djarot Saiful Hidayat, yang hadir pada Minggu (3/8) setelah menghadiri Kongres PDI Perjuangan di Bali.

Tak hanya tokoh pusat, beberapa tokoh Bali juga turut menyampaikan belasungkawa, termasuk Anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta.

Berdasarkan hasil rapat keluarga Geriya Sedawa, upacara melelet (nyiramin) akan dilaksanakan bertepatan dengan Purnama, yaitu pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Baca Juga: BRI Raih Penghargaan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), Bukti Komitmen Tata Kelola yang Unggul

Puncak upacara pelebon rencananya akan digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025, bertempat di Areal Lingkungan Geriya Sedawa, Desa Adat Tegal Tugu. Sebagai sarana pelebon, akan digunakan lembu putih dan pemereman, melengkapi tradisi penghormatan terakhir bagi sosok yang dihormati ini.(nan)

 

Editor : Wiwin Meliana
#tokoh spiritual #bali #wafat #pdip