Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pasca Viral, Adi Arnawa Pastikan Aktivitas Paralayang Tidak Lewati Pura Gunung Payung

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 5 Agustus 2025 | 23:55 WIB

Satpol PP Badung bersama instansi lainnya saat melakukan pengecekan jalur aktivitas para layang di Di Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Selasa (5/8).
Satpol PP Badung bersama instansi lainnya saat melakukan pengecekan jalur aktivitas para layang di Di Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Selasa (5/8).

BALIEXPRESS.ID - Belakangan ini viral aktivitas paralayang atau pragliding yang melintasi sebuah pura.

Video tersebut diduga diambil Pura Gunung Payung, Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Badung.

Satpol PP Badung pun telah melakukan pengecekan ke lapangan namun tidak seperti video viral.

Baca Juga: Raih Penghargaan Best Domestic Custodian Bank, BRI Catatkan Nilai Asset Under Custody Terbesar di Indonesia

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa pun memastikan tidak ada pelanggaran dari rute paralayang maupun melintasi Pura Gunung Payung.

Bahkan dirinya memastikan telah ada ketentuan agar kegiatan tersebut tidak melewati areal pura.

“Selama ini ada viral yang menyatakan bahwa itu melewati ternyata itu tidak benar seperti itu,” ujar Adi Arnawa usai menghadiri rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (5/8).

Baca Juga: Paska Direktur Mie Gacoan Bali Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta! LMKN: Putar Suara Burung di Kafe Juga Kena Royalti

Pihaknya juga membenarkan, Satpol PP telah melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Bahkan ia kembali menegaskan, kegiatan paralayang tidak melintasi Pura Gunung Payung.

“Mungkin kelihatan digambar kelihatan melewati tapi sebenarnya itu jauh karena rutenya sudah ditentukan tidak melewati dari Pura Gunung Payung,” ungkapnya.

Baca Juga: KPK Sindir Balik Megawati soal Amnesti Hasto Kristiyanto: Begini Katanya

Sementara Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat, Satpol PP Badung, I Putu Subawa Nada menerangkan, pihaknya telah menerima laporan dan mengonfirmasi langsung aktivitas paralayang yang dituding melintasi kawasan suci pura.

Dia menambahkan, fokus utama Satpol PP dalam penanganan kasus ini adalah pengecekan perizinan usaha paralayang.

Dari informasi sementara, usaha Gunung Payung Paragliding izin usahanya telah lengkap.

Namun usaha perorangan masih akan ditelusuri.

“Sebagai tupoksi kami adalah perizinannya, apakah dia sudah mempunyai izin atau belum. Ini yang kami lakukan setelah tadi di sini, untuk menindaklanjuti lebih lanjut kami akan verifikasi masing-masing manajer usaha menanyakan detail perizinan yang dimiliki,” ujar Subawa.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Subawa menyatakan, jalur paralayang penerbang paragliding jauh dari lokasi pura.

Meski dalam video yang viral tampak seperti dekat.

“Pantauan di lapangan, setelah kami pantau sebenarnya dari pengambilan foto saja. Kami sudah ke lokasi tebing memang jauh sekali, tadi setelah kami ke pura ini ternyata dekat sekali kelihatannya. Inilah pantauan kami yang kami laporkan ke pimpinan,” jelasnya.

Sedangkan, Bendesa Adat Kutuh, I Nyoman Mesir mengatakan, dari video yang beredar, seolah-olah paralayang berada di atas Pura.

Hal itu sejatinya tergantung dari angle pengambilan gambar.

Untuk video tersebut, dilihat pengambilan gambar posisinya agak menyamping.

“Posisi Itu (paralayang) sangat tergantung dengan posisi pengambilan gambar. Apabila video atau foto diambil dari samping dengan zoom, pasti kelihatan berada di atas pura. Padahal posisi paralayang tersebut berada jauh di tengah laut,” paparnya. (*)

Photo
Photo
Editor : Putu Resa Kertawedangga
#pura gunung payung #viral #paralayang