Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Target Retribusi Parkir Bangli Dirancang Naik Tajam pada 2026, Dishub Bidik Kantong Baru di Kintamani

I Made Mertawan • Kamis, 7 Agustus 2025 | 15:30 WIB
Parkir Pasar Kidul, Bangli, menjadi salah satu objek retribusi Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli.
Parkir Pasar Kidul, Bangli, menjadi salah satu objek retribusi Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli.

BALIEXPRESS.ID– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli merancang target retribusi pelayanan parkir yang cukup tinggi pada tahun 2026.

Kenaikannya diperkirakan hampir 80 persen dibandingkan dengan target tahun ini.

Keberanian merancang target tinggi ini didasari oleh sejumlah potensi pendapatan yang hingga kini belum tergarap secara optimal.

Kepala Dishub Bangli, I Wayan Suastika, mengatakan bahwa target retribusi parkir tahun 2026 dirancang sebesar Rp1 miliar.

Target ini jauh lebih besar dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp571.300.000.

Sementara hingga Juni 2025, realisasi pendapatan retribusi baru mencapai Rp227.600.000.

“Astungkara nanti bisa mencapai target,” ujar Suastika optimistis saat dikonfirmasi pada Selasa (5/8/2025).

Terkait proyeksi tahun 2026, Suastika mengungkapkan pihaknya telah melirik sejumlah sumber potensi baru.

Salah satunya adalah objek retribusi parkir di bahu jalan yang masih bisa ditambah.

Selain itu, kantong parkir di kawasan Dermaga Kedisan, Kintamani juga diperkirakan akan mulai beroperasi.

Saat ini, aset dermaga tersebut masih menunggu proses penyerahan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, pasca-perbaikan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Ia meyakini bahwa kantong parkir khusus di sekitar dermaga akan menjadi salah satu penopang peningkatan retribusi parkir tahun depan.

“Harapan kami, dermaga baru akan banyak kunjungan,” harapnya.

Untuk mengejar target tahun depan, Dishub juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah objek wisata. 

Salah satu yang dibidik adalah objek wisata Air Terjun Tukad Cepung di Tembuku.

“Kami akan bekerja sama dengan pengelola objek wisata yang belum memiliki juru parkir resmi,” tegas pejabat asal Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku ini.

Namun, di tengah berbagai potensi yang ada, Dishub juga menghadapi tantangan klasik, yaitu keterbatasan jumlah juru parkir (jukir).

Menurut mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bangli ini, tidak mudah mencari jukir untuk ditempatkan di lokasi-lokasi baru.

Oleh karena itu, dinas harus terus melakukan pendekatan dalam merekrut jukir ini.  (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#retribusi parkir #Kintamani #bangli