Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tewas Dianiaya di Barak TNI, Ayah Prajurit Kodam Udayana Murka Usai Dengar Fakta Mengejutkan dari Dokter: Ancam Kejar Pelaku

Nyoman Suarna • Jumat, 8 Agustus 2025 | 20:04 WIB
Prada lucky Chepril Saputra Namo semasa hidup. Ia tewas diduga usai dianiaya seniornya.
Prada lucky Chepril Saputra Namo semasa hidup. Ia tewas diduga usai dianiaya seniornya.

BALIEXPRESS.ID – Duka bercampur amarah menyelimuti hati Serma Christian Namo, ayah dari almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo.

Prajurit muda TNI AD itu tewas secara mengenaskan diduga akibat penganiayaan brutal oleh seniornya di dalam barak Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Nagekeo, NTT.

Prada Lucky mengembuskan napas terakhir pada Rabu (6/8), setelah sempat dirawat intensif di ICU RSUD Aeramo, Nagekeo.

Tubuhnya penuh luka—lebam, luka sayatan, sundutan rokok, hingga bekas hantaman benda tumpul di punggung.

Fakta itulah yang membuat Serma Christian, yang juga seorang anggota TNI AD aktif di Kodim 1627/Rote Ndao, tak kuasa menahan amarah.

“Anak saya sudah tiada. Saya akan kejar pelaku penganiayaan ini sampai ke mana pun. Saya tuntut keadilan!” tegas Serma Christian dengan nada penuh emosi, dikutip dari Lombok Post, Jumat (8/8).

Kemarahan sang ayah semakin memuncak setelah mendengar bahwa Prada Lucky sempat mengaku kepada dokter bahwa dirinya dianiaya oleh senior di barak.

“Dia bilang ke dokter bahwa dia dipukuli seniornya,” ungkap Serma Christian, mengutip keterangan tenaga medis yang menangani putranya.

Kabar menyedihkan ini pun menyebar luas di media sosial dan media lokal NTT.

Publik dibuat geram oleh dugaan kekerasan dalam dunia militer yang menewaskan prajurit muda yang baru memulai pengabdian kepada negara.

Serma Christian berharap kasus ini tidak ditutup-tutupi dan meminta pimpinan TNI untuk mengusut tuntas. Ia menyerukan keadilan atas nyawa anaknya yang direnggut secara keji. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#dokter #tewas #murka #ayah #pelaku #Kodam Udayana #KEJAR #aniaya #prajurit