BALIEXPRESS.ID - Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menyemarakkan momen kemerdekaan dengan tetap memperhatikan keselamatan, khususnya di sekitar jaringan listrik.
Tradisi memasang bendera merah putih, umbul-umbul, dan berbagai ornamen kemerdekaan memang menjadi wujud semangat nasionalisme, namun tak jarang dilakukan tanpa mempertimbangkan potensi bahaya di sekitar instalasi kelistrikan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengingatkan bahwa euforia peringatan kemerdekaan perlu tetap diiringi dengan kepedulian terhadap aspek keamanan.
“Kami sangat mendukung semangat masyarakat dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Tapi perlu diingat, atribut seperti bendera dan umbul-umbul harus dipasang dengan memperhatikan jarak aman dari kabel listrik. Jangan sampai semangat kemerdekaan justru memicu gangguan kelistrikan atau membahayakan keselamatan,” kata Eric, Kamis (7/8).
PLN menyarankan agar seluruh atribut perayaan, seperti bendera dan spanduk, tidak dipasang terlalu dekat dengan kabel listrik, idealnya dengan jarak minimal 2,5 meter.
Hal ini penting terutama saat kondisi berangin yang berpotensi menyebabkan atribut menyentuh jaringan dan menimbulkan gangguan.
Baca Juga: HORE! Bukan Libur Nasional, Pemerintah Tetapkan Cuti Bersama Pada 18 Agustus 2025: Ini Penjelasannya
PLN juga menegaskan agar masyarakat tidak menggunakan tiang listrik sebagai tempat menggantung dekorasi.
Selain itu, PLN kembali mengingatkan agar warga tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik.
Kebiasaan ini kerap menyebabkan kabel tertarik atau bahkan terputus ketika layang-layang tersangkut.
Aktivitas lain seperti menebang pohon di dekat kabel juga diimbau agar terlebih dahulu dilaporkan ke PLN supaya dapat ditangani dengan aman oleh petugas.
“Kita ingin kemeriahan 17 Agustus berlangsung tanpa insiden yang mengganggu kenyamanan atau membahayakan. Semangat kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu menjaga satu sama lain, termasuk menjaga keberlangsungan listrik yang jadi nadi kehidupan,” lanjut Eric.
Selama masa perayaan kemerdekaan, PLN mengharapkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
Kesadaran untuk saling mengingatkan juga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah insiden yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Prajurit Kodam Udayana Tewas Dianiaya Senior, Luka Sayatan hingga Luka Bakar Jadi Sorotan
“Semua bentuk partisipasi masyarakat sangat penting. Bila melihat pemasangan atribut yang berisiko atau berpotensi membahayakan jaringan listrik, segera laporkan. Bisa lewat petugas PLN, layanan pelanggan, atau langsung melalui aplikasi PLN Mobile,” tambahnya.(***)
Editor : Rika Riyanti